Badai Besar Picu Gangguan Listrik dan Penerbangan di Selandia Baru

Willy Haryono    •    Kamis, 13 Jul 2017 15:22 WIB
topan badai
Badai Besar Picu Gangguan Listrik dan Penerbangan di Selandia Baru
Angin badai berkecepatak 110 km/jam bertiup di Selat Cook. (Foto: MONIQUE FORD/STUFF)

Metrotvnews.com, Wellington: Angin kencang, hujan lebat, dan badai salju memicu gangguan listrik, penerbangan, dan penutupan jalan di Selandia Baru, Kamis 17 Juli 2017.

Kecepatan angin badai di negara kepulauan Pasifik Selatan itu mencapai 160 kilometer per jam.

Badai dari selatan melintasi ibu kota, Wellington, dan bergerak ke utara menuju Auckland, kota terbesar di Selandia Baru.

Media dalam negeri melaporkan lebih dari 10.000 bangunan di Pulau Utara mengalami pemadaman listrik. Sebagian jalan raya ditutup, dan feri yang melintasi Selat Cook di antara Kepulauan Utara dan Selatan, ditunda akibat gelombang tinggi.

"Angin selatan yang besar terus terjadi sampai malam ini, dan mungkin akan berkurang besok pagi," kata ahli meteorologi, Tom Adams, di situs meteorologi Selandia Baru, seperti dikutip Reuters.


Badai salju di Napier-Taupo Road entering Hawke's Bay. (Foto: SUPPLIED)

Di Wellington, kecepatan angin berkisar 160 km/jam. Hari ini, Selat Cook mencatat kecepatan angin mencapai 130 km/jam, dan tinggi gelombang rata-rata 11 meter pada pagi hari.

Peringatan cuaca buruk dikeluarkan lebih awal hari ini, dan media lokal melaporkan sejumlaj pengendara yang terjebak di satu jalan raya Pulau Utara harus segera diselamatkan.

Selandia Baru dilanda cuaca buruk dalam beberapa bulan terakhir, seperti topan pada April lalu yang menewaskan satu orang dan memaksa pihak berwenang mengevakuasi daerah tepi pantai serta menutup sejumlah sekolah. (Lidya Suzana)



(WIL)