Pemberontak: Gencatan Senjata di Suriah Tidak Akan Bertahan

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 17 Sep 2016 16:59 WIB
krisis suriah
Pemberontak: Gencatan Senjata di Suriah Tidak Akan Bertahan
Kehancuran di Suriah akibat perang (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Aleppo: Seorang tokoh senior pemberontak pemerintahan Suriah memperingatkan bahwa gencatan senjata yang diprakarsai Amerika Serikat (AS) dan Rusia di Suriah tidak akan bertahan.
 
"Gencatan senjata itu, seperti yang kami peringatkan kepada pihak Kemenlu Amerika Serikat (AS) tidak akan bertahan," ujar petinggi pemberontak itu, seperti dikutip Reuters, Sabtu (17/9/2016).
 
"Tidak mungkin bagi pihak yang didukung (Rusia) dan melakukan perang terhadap rakyatnya sendiri sepakat untuk gencatan senjata. Mereka tidak akan sedikitpun memberikan dukungan atas gencatan senjata, karena terus menerus melakukan pengeboman," lanjutnya.
 
Rusia sendiri menuduh bahwa kalangan pemberontak sendiri yang melanggar gencatan senjata itu. Mereka juga mendesak AS untuk menekan pemberontak untuk mematuhi aturan gencatan senjata yang saat ini sudah gagal diterapkan.
 
Baik AS dan Rusia saling tunjuk sebagai otak gagalnya bantuan kemanusiaan masuk ke Aleppo. Melalui kesepakatan gencatan senjata ini, pasukan Suriah dan pemberontak seharusnya tidak boleh bertempur untuk membiarkan pasokan bantuan untuk warga.
 
DK PBB Batalkan pertemuan darurat
 
Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) membatalkan pertemuan mendadak untuk membahas Suriah. 
 
Pembatalan dikabarkan terjadi karena perbedaan pendapat antara Rusia dan AS. Kedua negara itu tidak meraih kesepakatan mengenai gencatan senjata di Suriah.
 
Pada saat pertemuan, utusan Rusia dan AS dijadwalkan untuk menyerahkan detail dari kesepakatan bersama. Kesepakatan itu mengatur gencatan senjata, pengiriman bahan bantuan dan kesepakatan melakukan operasi bersama mengatasi kelompok militan di Suriah.
 
"Karena kami tidak meraih kesepakatan, pertemuan dewan pun dibatalkan," ujar juru bicara misi AS, seperti dikutip AFP, Sabtu (17/9/2016). Namun pihak Rusia tidak memberikan respons apapun mengenai pembatalan ini. 



(FJR)

Debat Perdana Capres AS Pecahkan Rekor Jumlah Penonton
Debat Capres AS 2016

Debat Perdana Capres AS Pecahkan Rekor Jumlah Penonton

1 hour Ago

Jumlah tersebut mengalahkan rekor debat capres Ronald Reagan dengan Jimmy Carter pada 1980. 

BERITA LAINNYA