Palestina Raih Dukungan Terkait Resolusi PBB Soal Hak Ekonomi

Marcheilla Ariesta    •    Kamis, 21 Dec 2017 18:59 WIB
palestinapbb
Palestina Raih Dukungan Terkait Resolusi PBB Soal Hak Ekonomi
Duta Besar Indonesia untuk PBB, Dian Triansyah Djani memimpin sidang PBB terkait isu ekonomi (Foto: Dok.Perwakilan Tetap RI untuk PBB).

New York: Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengadakan Sidang Majelis Umum khusus membahas mengenai hak ekonomi warga Palestina. Dalam sidang yang dipimpin Indonesia tersebut, menghasilkan 163 suara dukungan untuk Palestina.
 
Duta Besar Indonesia untuk PBB, Dian Triansyah Djani menuturkan bahwa sidang itu berasal dari Komite Ekonomi PBB.
 
"Itu resolusi tadi pagi dari Komite Ekonomi. Jadi, resolusi Palestina namun terkait sumber daya alamnya," ujar Trian saat dihubungi Medcom.id, Kamis, 21 Desember 2017.
 
Trian menuturkan, dirinya memimpin Sidang Majelis Umum ini karena Indonesia menjabat sebagai Wakil Ketua Sidang Majelis Umum PBB. Dia menambahkan bahwa resolusi tersebut dilakukan tahunan.
 
"Itu resolusi tahunan. Resolusi terkait Palestina ada banyak di PBB dan tergantung aspek mana yang dibahas," imbuhnya.

 

Sementara itu, sidang yang khusus membahas mengenai resolusi Dewan Keamanan PBB yang diveto Amerika Serikat (AS) kemarin, akan dibahas Kamis waktu setempat, atau Jumat waktu Indonesia.
 
"Besok yang akan divoting adalah resolusi substansial karena menyangkut Kota Yerusalem," tutup Trian.
 
Data yang diperoleh Medcom.id, sidang PBB yang membahas mengenai 'Kedaulatan Permanen Masyarakat Palestina di Wilayah Palestina yang Diduduki, Termasuk Yerusalem Timur, dan Populasi Arab di Suriah yang Diduduki Atas Sumber Daya Alam' ini mendapat dukungan sebanyak 163 suara.
 
Dukungan kebanyakan diperoleh dari kawasan Asia, Timur Tengah, Afrika dan Eropa. Beberapa negara di kawasan Amerika tidak mendukung resolusi ini.
 
Sementara itu, suara abstain berjumlah 11, dan yang tidak mendukung mencapai 6 suara. Negara yang tidak mendukung antara lain Amerika Serikat, Kanada, Kepulauan Marshall, Negara Federasi Micronesia, Nauru dan Israel.



(FJR)


Menlu AS Temui Raja Salman Bahas Jurnalis Hilang

Menlu AS Temui Raja Salman Bahas Jurnalis Hilang

5 hours Ago

Pompeo berterima kasih kepada Raja Salman karena mendukung penyelidikan transparan pencarian Jamal…

BERITA LAINNYA