Turki Kejar Izin Penggeledahan Konsulat Arab Saudi

Willy Haryono    •    Senin, 08 Oct 2018 20:03 WIB
arab sauditurki
Turki Kejar Izin Penggeledahan Konsulat Arab Saudi
Pengunjuk rasa membawa foto Jamal Khashoggi di depan Konsulat Arab Saudi di Istanbul, Turki, 8 Oktober 2018. (Foto: AFP/OZAN KOSE)

Istanbul: Turki berusaha mendapatkan izin menggeledah gedung Konsulat Arab Saudi di Istanbul. Hal ini terkait kasus hilangnya jurnalis asal Arab Saudi, Jamal Khashoggi, yang hilang usai masuk ke gedung itu pekan lalu.

Menurut laporan kantor berita NTV, permohonan izin menggeledah disampaikan usai Kementerian Luar Negeri Turki memanggil Duta Besar Arab Saudi untuk kali kedua atas hilangnya Khashoggi.

Seorang sumber diplomatik Turki mengonfirmasi bahwa utusan Arab Saudi "diundang" ke Kemenlu di Ankara pada Minggu kemarin. Utusan itu bertemu Wakil Menlu Turki Sedat Onal.

"Dubes Arab Saudi untuk bekerja sama penuh dalam investigasi," ucap sumber itu, seperti disitat dari media AFP, Senin 8 Oktober 2018.

Khashoggi, 59, datang ke Konsulat Arab Saudi untuk mendapatkan sertifikat perceraian agar dapat menikah dengan tunangannya. Namun Khashoggi tidak pernah keluar lagi dari gedung tersebut.

Namun Riyadh berkukuh Khashogii telah meninggalkan konsulat, sementara seorang sumber di pemerintah Turki meyakini dia telah dibunuh. Konsulat Arab Saudi menuliskan di Twitter bahwa tuduhan Khashoggi dibunuh "tidak berdasar."

"Kami berharap ada hasil (investigasi) secepatnya," ujar Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. Khashoggi adalah jurnalis yang dikenal sering mengkritik Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman.

Baca: Turki Duga Khashoggi Dibunuh di Konsulat Arab Saudi


(WIL)