4 Serangan dalam 24 Jam Tingkatkan Kekerasan di Tepi Barat

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 17 Sep 2016 17:40 WIB
palestina israel
4 Serangan dalam 24 Jam Tingkatkan Kekerasan di Tepi Barat
Lokasi serangan yang melukai prajurit Israel (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Tepi Barat: Seorang warga Palestina menikam seorang prajurit Israel pada Sabtu 17 September. Ini adalah serangan keempat dalam 24 jam terakhir.
 
Pihak militer mengatakan, pelaku menggunakan pisau dan menikam prajurit yang melakukan pemeriksaan keamanan rutan di wilayah Tel Rumeida, Hebron. Akibatnya, prajurit tersebut terluka.
 
"Merespons ancaman, prajurit yang berada di lokasi langsung melepas tembakan ke arah pelaku. Dia akhirnya tewas," pernyataan militer Israel, seperti dikutip AFP, Sabtu (17/9/2016).
 
Sementara Kementerian Kesehatan Palestina menyebutkan pria Palestina yang terbunuh itu bernama Hatem al-Shaloudi. Pria berusia 25 tahun itu diketahui sebagai warga Tel Rumeida.
Sebelumnya pada Jumat 16 September remaja berusia 16 tahun bernama Mohammed Rajabi ditembak mati saat melakukan serangan serupa. Sama seperti Shaloudi, Rajabi juga berasal dari Tel Rumeida.
 
Rajabi merupakan salah satu dari tiga pelaku serangan yang terbunuh pada Jumat. Dua orang melakukan serangan di Hebron dan satu orang lainnya melakukan aksinya di wilayah Yerusalem Timur yang direbut Israel.
 
Satu orang lainnya juga dilaporkan tewas di Hebron. Dia diduga hendak menghindari penangkapan oleh militer Israel.
 
Pejabat senior Israel Hanan Ashrawi mengecam tindakan Israel ini. Dia menganggap Israel secara sistematis melakukan eksekusi.
 
"Israel dengan jelas melakukan tindakan sistematis atas nama kebijakan untuk melakukan eksekusi terhadap rakyat Palestina. Tindakan provokatif itu melanggar hukum dan konvensi internasional," tegas Ashrawi.
 
"Kami mendesak komunitas internasional untuk bertindak cepat dan efektif untuk memberikan hukuman kepada Israel, sebelum terlamba," imbuh Ashrawi.
 
Hal berbeda diutarakan oleh pihak militer Israel. Menurut keterangannya, serangan terbaru ini menunjukkan ekspresi kebencian terhadap Israel dari warga Palestina.
 
Sejak Oktober 2015, 228 warga Palestin, 34 warga Israel, dua warga Amerika Serikat (AS) serta masing-masing satu orang warga Eritrea dan Sudan tewas dalam rangkaian kekerasan. Israel menyebutkan sebagian besar warga Palestina yang tewas dalam pelaku serangan.



(FJR)

Hillary Clinton Janjikan Biaya Kuliah Gratis

Hillary Clinton Janjikan Biaya Kuliah Gratis

21 hours Ago

Dalam kampanyenya bersama Bernie Sanders, Calon Presiden Amerika Serikat Hillary Clinton menyatakan…

BERITA LAINNYA