Kecelakaan saat Kerja Seorang WNI Dipulangkan dari Arab Saudi

Marcheilla Ariesta    •    Selasa, 21 Nov 2017 21:21 WIB
tkiperlindungan wni
Kecelakaan saat Kerja Seorang WNI Dipulangkan dari Arab Saudi
Irwanto Samin Apan yang dipulangkan dari Arab Saudi (Foto: Dok.KJRI Jeddah).

Jeddah: KJRI Jeddah bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta memulangkan buruh migran Indonesia, Irwanto Samin Apan. Pria ini mengalami cacat permanen akibat kecelakaan kerja.

Irwanto mendapat musibah tersebut saat dia tengah bekerja di perusahaan milik penjaminnya. Kecelakaan tersebut mengakibatkan pria itu patah tulang pada kedua kakinya karena tertimpa beton.

Pria asal Purwakarta tersebut langsung dilarikan ke Rumah Sakit King Fahad Jeddah dan menjalani operasi.

Dikutip dari keterangan tertulis KJRI Jeddah, Selasa, 21 November 2017, semua biaya rumah sakit, termasuk operasi ditanggung oleh penjaminnya. Namun, selama masa pemulihan, penjaminnya tersebut menolak membiayai Irwanto.

Malang nasib Irwanto, dia terlantar dalam kondisi memprihatinkan di sebuah penampungan ilegal. Karena kondisinya, dia hanya bisa berbaring selama empat bulan tanpa pengobatan.

Seorang warga negara Indonesia (WNI) dan juga anggota komunitas buruh migran Indonesia di Arab Saudi menginformasikan hal tersebut pada KJRI Jeddah. Irwanto kemudian dievakuasi dan ditempatkan di penampungan KJRI Jeddah.

"Selain itu, KJRI Jeddah melalui Kementerian Luar Negeri RI segera menyampaikan surat pemberitahuan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta perihal warganya yang mengalami musibah kerja di Arab Saudi," demikian dikutip dari keterangan KJRI Jeddah.


Irwanto Samin Apan yang dipulangkan dari Arab Saudi (Foto: Dok.KJRI Jeddah).


Pemkab Purwakarta merespons surat tersebut dan menyetujui menanggung biaya pemulangan Irwanto ke Tanah Air. Konsul Jenderal RI Jeddah, Mohamad Hery Saripudin, mengapresiasi langkah yang diambil oleh Pemkab Purwakarta.

"Langkah Pemkab Purwakarta ini patut dijadikan role model atau contoh bagi pemerintah daerah lainnya dalam memberikan perhatian kepada warganya yang bekerja di luar negeri," ucap Konjen RI Jeddah saat melepas keberangkatan Irwanto menuju tanah air.

Informasi yang berhasil dihimpun oleh Tim Pelayanan dan Perlindungan KJRI Jeddah  menyebutkan pria asal Purwakarta kelahiran 1963 ini bekerja sebagai sopir trailer mengangkut beton.

Selama bekerja Irwanto telah menerima semua haknya seperti gaji dan mengirimkannya  kepada keluarga di Indonesia. Namun, pengguna jasa Irwanto  menolak menanggung biaya pemulangan dengan alasan belum menyelesaikan kontrak kerja. Kontraktor hanya menyanggupi pengurusan exit permit.

Irwanto Samin Apan didampingi isteri diterbangkan Senin, 20 November 2017 ke Indonesia dengan Maskapai Saudia SV816 pada pukul 19.33 waktu setempat dan tiba di Jakarta pada pukul 9.16 WIB.

Pemkab Purwakarta telah dua kali berperan aktif menjalin kerja sama dengan KJRI Jeddah dalam memulangkan warganya yang tertimpa musibah di Arab Saudi.

Pada Agustus 2016, Pemkab Purwakarta bekerjasama dengan KJRI Jeddah memulangkan Yanti binti Taslim, buruh migran berusia 34 tahun yang mengidap hepatitis C dan tertahan di Arab Saudi karena melanggar hukum keimigrasian dan ketenagakerjaan.



(FJR)