Konferensi Mediasi Konflik OKI Pertama Kali Digelar di Turki

Sonya Michaella    •    Kamis, 23 Nov 2017 08:04 WIB
turki
Konferensi Mediasi Konflik OKI Pertama Kali Digelar di Turki
Wamenlu Turki, Ahmet Yildiz. (Foto:AFP)

Istanbul: Konferensi Mediasi Anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) digelar di Turki. Konferensi ini baru pertama kali diadakan untuk membahas solusi dari berbagai konflik di negara-negara Islam.

Mewakili Menteri Luar Negeri Turki yang berhalangan hadir, Wakil Menteri Luar Negeri Turki Ahmet Yildiz berharap bahwa konferensi tersebut bisa benar-benar berguna untuk menemukan sebuah solusi.

"Konferensi ini harus membawa mediasi kepada dunia kita yang sedang banyak dilanda konflik dan tentu saja mempromosikan kesejahteraan dan perdamaian di dunia Islam," kata Yildiz.

Seperti keterangan tertulis dari Kedutaan Besar Turki kepada Metrotvnews.com, Rabu 22 November 2017, Yildiz menegaskan, tidak ada pilihan lain selain menyatukan kekuatan para negara anggota OKI.

"Islam adalah agama yang cinta damai. Tidak ada pilihan lain kecuali kita bersatu atas nama solidaritas," ucap dia lagi.

"Mediasi adalah salah satu cara yang bisa untuk meredakan konflik. Ini benar-benar cara yang sangat efektif," lanjutnya.

Lebih lanjut, Yildiz mewakili pemerintahan Presiden Recep Tayyip Erdogan sangat mendukung konferensi ini digelar untuk pertama kalinya.

"Semua isu akan diperhatikan di konferensi ini, termasuk konflik di Timur Tengah," tutur dia.

Yildiz berharap, konflik dan perbedaan tidak memecahkan dunia Islam. Sebagai organisasi negara-negara Islam, OKI harus bisa melakukan sebuah mediasi untuk membantu menyelesaikan konflik yang ada.

Ia menegaskan pula bahwa tidak pernah ada kata terlambat untuk menolong mereka yang ada di Suriah dan Irak di mana konflik masih berkobar sampai saat ini. 


(WIL)