Bus Ditembaki di Zona Konflik Kashmir, Sembilan Orang Tewas

Willy Haryono    •    Rabu, 23 Nov 2016 17:42 WIB
konflik kashmir
Bus Ditembaki di Zona Konflik Kashmir, Sembilan Orang Tewas
Seorang anggota paramiliter India bersiaga di Srinagar, Kashmir, 11 November 2016. (Foto: AFP/TAUSEEF MUSTAFA)

Metrotvnews.com, Kashmir: Sedikitnya sembilan orang tewas dan tujuh lainnya terluka dalam baku tembak yang mengenai sebuah bus di zona konflik Kashmir, Rabu 23 November. 

Selama ini, India dan Pakistan sama-sama mengklaim keseluruhan dari Kashmir. 

Insiden terjadi satu hari setelah India mengklaim tiga tentaranya dibunuh pasukan Pakistan. India kemudian mengancam melakukan "pembalasan," yang direspons dengan kemarahan dari kubu Pakistan. 

Penembakan terhadap sebuah bus terjadi di desa Nadgar, wilayah Kashmir yang diklaim Pakistan. Pejabat lokal Sardar Waheed mengatakan baku tembak terus terjadi setelah bus ditembaki, sehingga ambulans tidak bisa mencapai lokasi. 

"Pasukan India menembaki bus sipil dekat LoC (Line of Control) di bukit Neelam," ujar pernyataan militer Pakistan, seperti dikutip AFP

"Korban tewas akibat penembakan bus menjadi sembilan," kata kepala kepolisian Bukit Neelum, Jamil Mir. 

Selasa 22 November, pasukan India menuduh Pakistan mengirim tentara ke LoC, perbatasan de facto yang membelah Kashmir, dan membunuh tiga prajuritnya. India juga menyebut satu dari tiga korban tewas telah "dimutilasi."



Pakistan membantah dengan kemarahan dalam serangkaian pernyataan di akun Twitter, bahwa tuduhan itu "tidak berdasar" dan hanya "cerita bohong."

Ketegangan di Kashmir mencapai level berbahaya sejak September, setelah India menuding militan Pakistan menyerang sebuah pangkalan militer yang menewaskan 19 prajurit. 

India merespons dengan melancarkan "serangan terarah" di sepanjang perbatasan Kashmir, yang memicu reaksi emosional dari Islamabad. Pakistan membantah serangan ke pangkalan militer India tidak pernah terjadi.

Sejak saat itu aksi kekerasan terus terjadi di Kasmhir, dengan kedua kubu sama-sama melaporkan korban jiwa dan luka. 

Kashmir terbagi antara India dan Pakistan sejak berakhirnya kekuasaan kolonial Inggris pada 1947. Kedua negara sama-sama mengklaim Kashmir, dan telah terlibat dua peperangan.


(WIL)

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

1 day Ago

Bali Democracy Forum (BDF) IX resmi ditutup. Sejak pertama kali diadakan pada 2008, tingkat keikutsertaan…

BERITA LAINNYA