ISIS Klaim Kondisi di Mosul Aman dan Normal

Fajar Nugraha    •    Selasa, 18 Oct 2016 18:26 WIB
isis
ISIS Klaim Kondisi di Mosul Aman dan Normal
Pasukan Irak bergerak maju ke wilayah Mosul (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Mosul: Kelompok militan Islamic State (ISIS) melontarkan klaim bahwa tidak ada serangan dari pasukan Irak di Kota Mosul. 
 
ISIS menyebutkan, kondisi di Mosul saat ini aman dan normal. Mereka pun menunjukkan komentar dari beberapa warga di Kota Mosul.
 
Melalui video yang disebar oleh kantor berita Amaq,-yang merupakan kepanjangan tangan ISIS- menyebarkan video dengan menunjukkan wawancara dengan warga sipil di Mosul. Tidak diketahui waktu dari wawancara itu diambil.
 
Diperkirakan video ini diambil saat pasukan Irak dan Kurdi baru memulai operasi merebut kembali Kota Mosul dari ISIS. (Baca: Pasukan Irak Terus Bergerak ke Arah Mosul).


Warga yang diwawancara ISIS (Foto: Amaq/Sky News).

 
Dalam sebuah wawancara, seorang warga yang tidak diketahui namanya mengatakan: "Kondisi (Mosul) saat ini aman dan kehidupan pun berjalan normal. Semua siaran televisi berbohong. Laporan mereka penuh dengan kebohongan."
 
"Bahkan situasi di Mosul lebih baik dari normal. Semuanya berjalan normal dan kondisi usaha pun berjalan seperti biasa," lanjut pria itu.
 
Selain wawancara dengan warga di kota, rekaman video itu juga memperlihatkan suasana warga di Mosul. Bahkan video itu juga memperlihatkan sebuah toko roti dan warga yang beraktivitas di pasar.
 
"Situasi saat ini sangat baik dan warga berada di luar rumah. Kami bahkan pergi ke pasar," imbuh pria yang tidak diketahui namanya itu.
Warga sebut kondisi Mosul aman (Foto: Amaq/Sky News).
 
 
Sementara dalam serangan hari pertama ketika memasuki wilayah Mosul, pasukan Irak dan Kurdi berhasil merebut 207 kilometer persegi wilayah yang dikuasai ISIS. 
 
Pihak Pentagon mengatakan, pasukan Irak bergerak sangat cepat. Namun pihak Amerika Serikat (AS) memperingatkan operasi akan berlangsung lama.
 
Serangan terhenti dalam satu hari
 
Komandan Irak dan Kurdi mengatakan, mereka menghentikan serangan ke Mosul sehari setelah dimulainya operasi besar-besaran buat merebut kembali kota yang diduduki ISIS. 
 
Awalnya, serangan itu diperkirakan berlangsung berminggu-minggu, kalau bukan selama berbulan-bulan. (Baca: Sehari Bertempur, Pasukan Irak Berhenti Serang Mosul).
 
Garis depan di sebelah timur Mosul sebagian besar sunyi senyap, sehari setelah pasukan Kurdi Irak bergerak maju di tengah rentetan tembakan artileri berat dan serangan udara yang dipimpin Amerika Serikat (AS).
 
"Kami hanya mempertahankan posisi kami," kata Kolonel Khathar Sheikhan, dari pasukan asal Kurdi, Peshmerga, yang merebut beberapa desa sebelah timur Mosul pada Senin. "Tentara Irak sekarang yang akan maju setelah medan kami kendalikan," imbuh Sheikhan.
 
"Kami telah mencapai tujuan," ucap Sheikkan. 
 
Pertempuran besar dan rumit demi Mosul diperkirakan setidaknya berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Perang akan melibatkan 25.000 lebih tentara, termasuk tentara Irak, Peshmerga Kurdi, pejuang suku Sunni, dan milisi Syiah. Militer AS memberikan dukungan udara dan memainkan peran pembantu di daratan.

 
 



(FJR)

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

4 hours Ago

Perdana Menteri Italia Metteo Renzi mundur dari jabatannya setelah gagal menang dalam referendum…

BERITA LAINNYA