Arab Saudi Buka Peluang Dialog dengan Qatar

Sonya Michaella    •    Senin, 31 Jul 2017 16:36 WIB
kisruh qatar
Arab Saudi Buka Peluang Dialog dengan Qatar
Menteri Luar Negeri Bahrain Syekh Khalid bin Ahmed al-Khalifa.. (Foto: Wikimedia)

Metrotvnews.com, Riyadh: Arab Saudi bersama para sekutunya, yakni Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir, menyatakan siap berdialog dengan Qatar. 

Namun, dialog baru dapat terjadi jika Qatar memenuhi 13 daftar tuntutan yang diajukan Arab Saudi bulan lalu.

"Empat negara siap untuk berdialog jika Qatar mau dengan tulus menghentikan dukungan terhadap terorisme dan ekstremisme," kata Menteri Luar Negeri Bahrain Syekh Khalid bin Ahmed al-Khalifa, seperti dikutip Al Jazeera, Senin 31 Juli 2017.

Disebutkan pula, Qatar harus menegaskan komitmennya untuk tidak mencampuri urusan negara lain dan menerapkan 13 tuntutan yang diajukan.

Sebelumnya, opsi dialog telah didiskusikan empat menlu negara Teluk. Riyadh juga sempat mengumumkan bahwa tidak akan ada sanksi ekonomi baru yang akan diberikan kepada Doha.

Namun, Menlu Arab Saudi Adel al-Jubeir menilai Qatar belum menanggapi permintaan Negara Teluk dengan serius dan tulus hingga saat ini.

Pada 5 Juni lalu, Arab Saudi dan tiga sekutunya memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar secara sepihak. Mereka menuduh Qatar adalah negara yang mendukung terorisme.

Dua pekan berselang, 13 tuntutan diajukan Arab Saudi dan para sekutunya kepada Qatar. Salah satunya mendesak agar Al Jazeera segera ditutup, dengan alasan kantor berita tersebut mendukung terorisme.

Dalam daftar itu, Qatar juga diminta mengurangi kedekatannya dengan Iran, yang merupakan rival Arab Saudi. Tuntutan lainnya adalah penutupan basis militer Turki di Qatar.

 


(WIL)