Pertama Sejak Referendum, PM Irak Bertemu Delegasi Kurdi

Willy Haryono    •    Jumat, 05 Jan 2018 20:07 WIB
konflik irakkurdi
Pertama Sejak Referendum, PM Irak Bertemu Delegasi Kurdi
PM Irak Haider al-Abadi dalam konferensi pers di Paris, Prancis, 5 Oktober 2017. (Foto: AFP/LUDOVIC MARIN)

Baghdad: Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi menerima kunjungan delegasi dari partai-partai Kurdi di Baghdad, Kamis 4 Januari 2018. Ini merupakan kali pertama kedua kubu bertemu usai referendum di wilayah otonom Kurdi berlangsung September tahun lalu.

Sebuah pernyataan dari pemerintah Irak menyebutkan bahwa Abadi menekankan kesatuan negara serta keragaman etnis dan sektarian dalam pertemuannya dengan pihak Kurdi.

"Dengan bersatu, kita bisa menang melawan Daesh karena tanggung jawab yang dipercayakan kepada kami adalah menjaga semua masyarakat Irak," ujar PM Abadi kepada delegasi Kurdi, seperti dikutip Middle East Monitor.

Daesh adalah akronim lain dari kelompok militan Islamic State (ISIS). 

"Pemerintah pusat terus memastikan gaji pegawai di kawasan tetap jelas dan adil sesuai dengan proses yang tepat," lanjut PM Abadi.

Baca: PM Irak Minta Kurdi Batalkan Hasil Referendum

Delegasi menyampaikan kepada PM Abadi bahwa masalah antara pemerintah pusat Irak dengan wilayah otonomi Kurdi harus diselesaikan dalam kerangka konstitusi. Delegasi yang datang meliputi tiga grup penetang referendum kemerdekaan Kurdi.

Ketegangan antara pemerintah Irak dengan wilayah Kurdistan terjadi setelah referendum tahun lalu. Pemerintah pusat menolak referendum sebagai sesuatu yang inkonstitusional. 

Baghdad menolak berdalog dengan Kurdistan hingga hasil referendum dinyatakan tidak sah. 

Situasi terkait referendum memburuk dalam beberapa bulan terakhir. Otoritas kedua kubu mengatakan negosiasi dapat diselenggarakan dalam waktu dekat untuk mengakhiri krisis ini.

 


(WIL)


Obama Sindir Sejumlah Kebijakan Trump

Obama Sindir Sejumlah Kebijakan Trump

9 hours Ago

Sejumlah kebijakan Trump disindir Obama, yaitu kebijakan imigrasi dan mundurnya AS dari Kesepakatan…

BERITA LAINNYA