Menari di Jalan Bisa Ditangkap di Arab Saudi

Arpan Rahman    •    Rabu, 23 Aug 2017 21:05 WIB
peristiwa unik
Menari di Jalan Bisa Ditangkap di Arab Saudi
Ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Jeddah: Polisi Arab Saudi menahan seorang anak laki-laki berusia 14 tahun setelah dia menari Macarena di tengah jalan yang ramai di kota Jeddah. Tarian itu ditayangkan dalam sebuah klip yang sudah dibagikan ribuan kali di media sosial.
 
Remaja tersebut ditangkap usai dituduh menunjukkan "perilaku publik yang tidak pantas" dan mengganggu lalu lintas. Demikian pernyataan dari polisi Mekah, seperti dilaporkan AFP. Nama remaja dan kewarganegaraannya belum diungkapkan.
 
Klip berdurasi 45 detik yang diposting daring menunjukkan bahwa anak laki-laki itu memakai headphone dan melangkah ke tengah ruas jalan dengan lima jalur. Di sana, ia mulai menari Macarena, sebuah aksi yang dipopulerkan pada 1990an mengiringi sebuah lagu dengan judul yang sama oleh duet pop Latin asal Spanyol, Los del Rio.
 
Anak laki-laki itu -- mengenakan kaos bergaris-garis, celana pendek abu-abu, serta sepatu kuning dan biru -- menari dengan beberapa gerakan di depan lalu lintas. Tarian itu memperlihatkan serangkaian gerakan dan diakhiri dengan putaran pinggul.
 
Jeddah adalah kota pesisir yang sibuk di barat Arab Saudi, yang menjadi titik masuk bagi jamaah Muslim yang beribadah haji di Mekah, yang berjarak sekitar 96 km ke timur. Klip ini mungkin pertama kali diposting secara daring pada Juli 2016, BBC melaporkan seperti dikutip Newsweek, Rabu 23 Agustus 2017.
 
Video tersebut memicu reaksi beragam secara daring. Beberapa orang mengatakan bahwa anak laki-laki itu hanya bersenang-senang dan menggembirakan dirinya sendiri. Sementara yang lain menuduhnya melakukan tindakan yang tidak sopan "dan mengatakan seharusnya dia berada di sekolah", Arab News melaporkan.
 
Arab Saudi memiliki kode moralitas yang ketat yang melarang perilaku yang diyakini membahayakan kesopanan masyarakat. 
 
 
Sebelumnya pada Agustus, seorang bintang pop terkenal Arab Saudi ditangkap karena melakukan gerakan tarian yang melibatkan pemain menyelipkan kepala mereka ke dalam lekuk dada mereka di sebuah festival musik di kota Taif. 'Dabbing' itu dianggap sebagai acuan budaya obat bius di Arab Saudi.
 
Pihak berwenang Saudi juga menangkap seorang wanita yang memposting sebuah video di Snapchat. Ia mengenakan rok mini, pakaian terbuka dan kepalanya tidak berkerudung di wilayah konservatif negara tersebut.



(FJR)