PBB Tarik Dua Stafnya dari Malawi karena Rumor Vampir

Sonya Michaella    •    Sabtu, 14 Oct 2017 15:39 WIB
peristiwa unik
PBB Tarik Dua Stafnya dari Malawi karena Rumor Vampir
Salah satu desa di Malawi yang dipercaya masih adanya praktik sihir. (Foto: TIME)

Metrotvnews.com, Lilongwe: Cerita gaib kembali merebak di Malawi, sebuah negara yang terletak di Afrika Selatan. Lima orang ditemukan tewas diduga karena dibunuh oleh vampir.

Rumor adanya vampir di Malawi ini dipercaya memang benar adanya. Pasalnya, vampir tersebut harus menghisap darah manusia sampai habis untuk ritual sihir.

Bahkan, rumor tersebut sampai membuat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) khawatir. PBB menarik dua stafnya dari dua distrik di Malawi karena isu ini.

Dikutip dari TIME, Sabtu 14 Oktober 2017, Presiden Malawi Peter Mutharika berjanji untuk menyelidiki pembunuhan tersebut. Ia menyangkal bahwa pembunuhan tersebut disebabkan serangan vampir.

Akibatnya, kegiatan PBB di negara ini terhenti sementara. Isu adanya vampir yang berkeliaran pun dikabarkan sampai ke Mozambik, meski belum ada laporan korban jiwa. 

PBB pun terus memantau situasi dengan ketat dan memastikan semua staf PBB di Malawi dan sekitarnya, seperti Mozambik, aman. Jika rumor ini sudah menghilang, PBB baru akan menaruh kembali stafnya di Malawi.

Isu soal adanya vampir pertama kali merebak pada 2002 silam di Malawi di mana di desa-desa tertentu masih ada praktik sihir yang memburu warga setempat untuk dijadikan tumbal.






(WIL)