Medali Matematika Hilang Dicuri Usai Diserahkan ke Pemenang

Arpan Rahman    •    Kamis, 02 Aug 2018 20:07 WIB
pencurian
Medali Matematika Hilang Dicuri Usai Diserahkan ke Pemenang
Medali emas matematika Profesor Caucher Birkar hilang dicuri (Foto: AFP).

Rio de Janeiro: Medali emas yang paling bergengsi di dunia matematika telah dicuri dari seorang profesor Cambridge. Aksi pencurian itu hanya setengah jam setelah ia dianugerahi hadiah di Rio de Janeiro.
 
Profesor Caucher Birkar salah satu dari empat pemenang bersama medali Fields -- dianggap sebagai hadiah setara Nobel untuk matematika. Anugerah tersebut diberikan pada Kongres Internasional Matematika, pada Rabu 1 Agustus.
 
Namun dalam beberapa menit, medali itu hilang dicuri. Situs berita G1 melaporkan, Birkar meninggalkan medali dalam koper dengan ponsel dan dompetnya di atas meja di paviliun lokasi acara itu diadakan.
 
Tim keamanan acara kemudian menemukan koper di bawah bangku, tapi medali itu hilang. Surat kabar Rio O Globo mengatakan bahwa sang pencuri telah diidentifikasi dari rekaman kamera keamanan.
 
Penyelenggara menyesalkan pencurian itu dalam sebuah pernyataan. "Panitia penyelenggara Kongres Internasional Matematika sangat menyesalkan hilangnya koper matematikawan Cauchar Birkar, yang berisi medali Fields yang dia terima pada upacara pagi ini," kata panitia.

"Gambar yang direkam pada acara tersebut sedang dianalisis. Panitia penyelenggara bekerja sama dengan pihak kepolisian setempat dalam penyelidikan mereka," tambahnya, seperti disitat dari Guardian, Kamis 2 Agustus 2018.
 
Kongres itu diadakan di Riocentro, pusat konvensi di ujung barat Rio -- kota yang berkutat dengan tingkat kejahatan yang melonjak.
 
Birkar lahir di Iran, pindah ke Inggris sebagai pengungsi dua dekade lalu. Medali Fields pertama kali diberikan pada 1936 dan sejak 1950 dihadiahkan setiap empat tahun kepada satu hingga empat matematikawan ulung di bawah 40 tahun.
 
Pencurian Rabu bukanlah masalah perdana yang dihadapi oleh acara tersebut. Pada Minggu malam, kebakaran terjadi di paviliun yang menjadi tuan rumah ketika lampu gantung di atasnya jatuh, menyebabkan tim matematikawan itu mengungsi semalaman.
(FJR)