Militer Rusia Uji Rudal Canggih, Warga Mengira Makhluk Luar Angkasa

Arpan Rahman    •    Rabu, 27 Sep 2017 21:07 WIB
peristiwa unik
Militer Rusia Uji Rudal Canggih, Warga Mengira Makhluk Luar Angkasa
Ilustrasi Metrotvnews.com

Metrotvnews.com, Moskow: Rusia menguji rudal balistik antarbenua canggih terbaru, yang mampu melayangkan senjata nuklir ke daratan Amerika Serikat (AS).
 
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pasukan rudalnya berhasil meluncurkan Topol RS-12M, yang disebut SS-27 "Sickle B" oleh NATO, dari jajaran Kapustin Yar di wilayah selatan Astrakhan. Rudal tersebut dilaporkan terbang sekitar 1.931km sebelum menyerang sasaran di lokasi pengujian Sary Shagan di Kazakhstan. Kementerian tersebut menyebutkan bahwa data yang dikumpulkan dari tes tersebut akan membantu mengembangkan teknologi penetrasi pertahanan anti-rudal baru.
 
"Sebuah gabungan tempur dari uji Pasukan Rudal Strategis Rusia meluncurkan rudal balistik antar benua Topol RS-12M dari daerah pusat Kapustin Yar di wilayah Astrakhan," kata seorang juru bicara kementerian, menurut Kantor Berita Rusia Tass.
 
"Tujuan peluncurannya adalah untuk menguji hulu ledak rudal balistik tingkat lanjut," tambahnya seperti dikutip Newsweek, Rabu 27 September 2017.
 
Topol RS-12M dapat dipasangi hulu ledak nuklir dan menempuh jarak hingga 10.943km, dengan mudah menempatkan kota besar AS seperti New York dan Washington dalam jangkauan. Namun setelah peluncuran Selasa, warga Rusia lokal yang tampak paling terguncang. Beberapa penduduk di Rusia selatan mengunggah ke media sosial gambar-gambar jejak aneh yang mirip spiral yang tertinggal oleh rudal tersebut.
 
"Saya punya rekaman tentang sesuatu yang ada di langit, apakah ini akhir dari dunia? Ahhhhhh!," tulis seorang pengguna.
 
"Temanya mirip tapak X-Files," tulis yang lain, bertanya-tanya apakah ini ada kaitannya dengan operasi Rusia melawan kelompok militan Islamic State (ISIS) di Suriah.
 
"Saya tiba di kota ini, dan muncul sebuah UFO yang akan membawa saya kembali ke Mordovia," sebuah tweet ketiga berbunyi.
 
Ini bukan kali pertama Topol menyebabkan kegemparan di antara penduduk yang bingung. Pada 2013, astronot Mike Hopkins berada di dalam Stasiun Luar Angkasa Internasional saat dia memotret awan misterius dan membagikannya di Twitter. Hopkins mengatakan bahwa dia tidak tahu apa itu, tapi menyebutnya "sangat menakjubkan." Kemudian diungkapkan bahwa Pasukan Rudal Strategis Rusia melaporkan peluncuran rudal Topol di hari yang sama.
 
Ratusan orang di Israel bergegas ke jalur darurat untuk melaporkan penampakan UFO pada 2010, Jerusalem Post melaporkan. Setelah apa yang kemudian ditemukan sebagai tes ICBM serupa Rusia juga terlihat di Azerbaijan, Lebanon, Suriah, dan Turki.



(FJR)