Hindari Larangan Miras, Warga Selandia Baru Buat Pulau Unik

Arpan Rahman    •    Selasa, 02 Jan 2018 14:30 WIB
peristiwa unik
Hindari Larangan Miras, Warga Selandia Baru Buat Pulau Unik
Sekelompok orang meminum miras di pulau buatan sendiri di Koromandel, Selandia Baru, 1 Januari 2018. (Foto: DAVID SAUNDERS)

Koromandel: Sekelompok warga Selandia Baru membangun sebuah pulau pasir di perairan muara Tairua di semenanjung Koromandel, Minggu 31 Desember 2017. Pulau dibuat agar mereka dapat meminum minuman keras tanpa melanggar larangan pemerintah. 

Setelah pulau dibuat, sekelompok orang itu memasang meja piknik dan kotak es untuk menaruh minuman.

Warga setempat bergurau bahwa secara teknis mereka berada di "perairan internasional" sehingga terbebas dari larangan meminum miras di area publik Selandia Baru.

Para pembuat pulau merayakan pergantian tahun dengan minum-minum hingga dini hari. Sulau buatan itu masih dalam keadaan utuh pada Senin pagi 1 Januari 2018.

Larangan minum di area publik diberlakukan di Coromandel selama periode Tahun Baru. Mereka yang melanggar aturan terancam denda hingga USD250 (setara Rp3,3 juta) atau ditangkap polisi.


Pulau itu masih utuh di hari pertama 2018. (Foto: David Saunders)

Merespons pulau unik tersebut, otoritas lokal menjawab dengan nada santai.

"Itu pemikiran yang kreatif -- jika saya tahu (tentang itu), saya mungkin akan bergabung dengan mereka," canda komandan polisi setempat, Inspektur John Kelly, seperti disitat BBC, Senin 1 Januari 2018.

Gambar-gambar "pulau dan penduduknya" diunggah di sebuah grup Facebook lokal, Tairua ChitChat, oleh David Saunders. Saunders berkata kepada BBC: "Gembira melihat beberapa Kiwi bersenang-senang."

Kiwi adalah salah satu sebutan bagi warga Selandia Baru.

Seorang tokoh komunitas ternama di Selandia Baru, Noddy Watts, mengatakan larangan meminum miras tidak berjalan efektif dan hanya menghasilkan banyak penangkapan.

"Polisi kini sering berurusan dengan para remaja yang mabuk," ungkap dia.



(WIL)


Grup Amal Texas Tampung 30 Imigran yang Ditahan AS

Grup Amal Texas Tampung 30 Imigran yang Ditahan AS

6 hours Ago

Para imigran itu ditampung usai otoritas AS mencabut dakwaan hukum atas tuduhan memasuki wilayah…

BERITA LAINNYA