Mencuri Pasir di Pantai Sardinia Bisa Didenda Rp50 Juta

Marcheilla Ariesta    •    Kamis, 09 Aug 2018 06:06 WIB
dunia unikitalia
Mencuri Pasir di Pantai Sardinia Bisa Didenda Rp50 Juta
Pantai Sardinia, Italia. (Foto: Alamy).

Roma: Otoritas Sardinia semakin memperketat hukum bagi wisatawan yang mencuri pasir pantai pulau itu. Bagi yang melanggar dikenakan sanksi sebesar 3.000 euro atau setara Rp50 juta.

Seorang pria Italia berusia 40 tahun asal kota Napoli, dijatuhi denda 1.000 euro atau hampir Rp 17 juta. Dia ketahuan mengambil sebotol pasir dari pulau tersebut.

Warga setempat membentuk kelompok pengamanan dan mengawasi para wisatawan.

Dilansir dari The Guardian, Rabu 8 Agustus 2018, pasir biasanya ditempatkan dalam botol plastik atau tas. Pihak berwenang mengatakan meski tampak tak berbahaya, namun perilaku itu merusak lingkungan pulau.

Masalah ini sudah terjadi di Sardinia selama beberapa tahun, jika ditotal pada musim panas tahun lalu setidaknya satu ton pasir pantai ditemukan di antara barang bawaan para wisatawan. Padahal, di seluruh pantai pemerintah setempat sudah memasang papan pemberitahuan yang melarang turis membawa pulang pasir.

Kedutaan besar Jerman di Roma memperingatkan hal tersebut untuk para warganya yang akan melancong ke Italia. Dalam akun Facebook, mereka menuliskan mengambil pasir dapat mendatangkan masalah.

"Sardinia memiliki pantai-pantai paling indah di Italia, misalnya Cala Goloritze, tetapi mengambil pasir, kerang, dan moluska bisa mendatangkan masalah," demikian Kedubes Jerman lewat akun Facebook-nya. 

Warga setempat juga tak mau kalah untuk melindungi kekayaan alamnya itu. Mereka kemudian membuat laman khusus di Facebook yang dinamai 'Sardinia sedang dicuri dan dijarah'. 

"Dengan alasan untuk suvenir, para turis membawa pulang sesuatu dari pulau ini yang butuh jutaan tahun untuk terbentuk," demikian sebuah catatan dalam laman itu.

Sardinia populer di kalangan pelancong berdompet tebal, pasalnya wilayah ini menawarkan bermil-mil pantai yang indah. Dua puluh delapan dari mereka mendapatkan status Bendera Biru karena kebersihannya.


(LDS)