Tagihan Makan Rp18 Juta, Pelajar Jepang Lapor Polisi

Sonya Michaella    •    Jumat, 26 Jan 2018 09:34 WIB
peristiwa unik
Tagihan Makan Rp18 Juta, Pelajar Jepang Lapor Polisi
Lapangan St. Markus, Venesia, Italia. (Foto: PlanetWare)

Venesia: Empat turis Jepang yang masih berstatus mahasiswa melaporkan sebuah restoran di Venesia, Italia, karena tagihan makanan yang sangat mahal, yakni 1.145 ribu Euro atau setara dengan Rp18 juta. 

Kepada polisi, mereka mengatakan hanya memesan tiga porsi stik daging dan ikan goreng di Restoran Osteria da Luca, tak jauh dari Lapangan St. Markus.

"Untuk minum, kami hanya memesan air mineral. Kenapa tagihan mahal sekali?" kata seorang mahasiswa tersebut, dikutip dari Independent, Jumat 26 Januari 2018.

Diketahui, empat mahasiswa asal Jepang ini sedang menimba ilmu di Universitas Bologna.

Sekelompok pembela hak sipil di Italia mengatakan, sejumlah restoran di Venesia memasang harga terlalu tinggi untuk para turis maupun pelajar asing. Kelompok ini pun sudah melapor ke Wali Kota Venesia terkait hal ini.

"Jika peristiwa ini sudah meresahkan warga asing, kami akan menjatuhkan hukuman bagi pengelola. Kami mengedepankan keadilan," kata sang wali kota. 

Restoran Osteria da Luca juga sempat menjadi perbincangan di tahun lalu di mana wisatawan Inggris mengeluh karena harus membayar 515 Euro atau setara dengan Rp8,5 juta untuk sekali makan malam. 

Menurut situs TripAdvisor, restoran Osteria da Luca dan beberapa restoran di Venice sama-sama mendapat penilaian yang amat buruk karena harga yang terlalu mahal. 



(FJR)