Tiongkok Tuntut Kompensasi Pencurian Patung Terakota di AS

Sonya Michaella    •    Jumat, 23 Feb 2018 00:36 WIB
peristiwa unik
Tiongkok Tuntut Kompensasi Pencurian Patung Terakota di AS
Patung prajurit Terakota Tiongkok. (Foto: AFP)

Beijing: Pusat Promosi Warisan Budaya Tiongkok menuntut Institut Franklin di Pennsylvania, Amerika Serikat, karena seseorang telah mencuri satu jari dari salah satu patung prajurit Terakota.

Institut Franklin saat ini menampilkan 10 prajurit Terakota yang dipinjam dari Tiongkok sebagai bagian dari pameran "Terracotta Warriors of the First Emperor".

Michael Rohana, sempat mengambil swafoto bersama patung tersebut sebelum melakukan pencurian.

Ibu jari patung ditemukan di rumah Rohana, lima hari setelah melancarkan aksinya. Kini, jempol patung telah dikembalikan ke museum.

Dilansir dari Asian Correspondent, Kamis 22 Februari 2018, Tiongkok pun mendorong AS agar menghukum berat pelaku pencurian barang di museum.

Prajurit Terakota adalah salah satu temuan arkeologi Tiongkok yang paling penting. Terdiri atas 8.099 patung yang dibangun pada 210 SM hingga 209 SM.

Keberadaan ribuan patung prajurit Terakota ditemukan di provinsi Xian, pada 1974, oleh sekelompok petani. Diketahui, patung-patung ini didirikan untuk melindungi makam Kaisar pertama Dinasti Qin.

Pusat Promosi Warisan Budaya Tiongkok juga menuntut kompensasi dan menghubungi institusi lain untuk memastikan keamanan patung prajurit Terakota.



(SCI)