Ribuan Kepiting Merah Serbu Teluk Babi di Kuba

Sonya Michaella    •    Sabtu, 29 Apr 2017 17:09 WIB
peristiwa unik
Ribuan Kepiting Merah Serbu Teluk Babi di Kuba
Ribuan kepiting merah bertelur di pinggir pantai Teluk Babi, Kuba. (Foto: Reuters)

Metrotvnews.com, Havana: Teluk Babi di Kuba diserbu lagi. Kali ini bukan oleh pasukan anti-Fidel Castro, melainkan oleh ribuan kepiting.

Setiap tahun, setelah musim semi pertama, ribuan kepiting jenis merah ini berbaris untuk memasuki teluk di pantai selatan Kuba guna bertelur di pantai. Namun, keadaan ini tentu mengganggu jalannya lalu lintas dan juga lingkungan.

Pasalnya, bau busuk dari kepiting yang hancur terlindas mobil terasa sampai ke dalam mobil atau rumah warga. Ribuan kepiting ini muncul ke jalanan saat pagi hari dan menjelang senja.

"Sekitar 30 sampai 40 kepiting bahkan bisa masuk ke dalam rumah. Ini jenis kepiting beracun," kata Edian Villazon, warga Kuba yang mempunyai restoran di pinggir pantai, seperti dikutip Reuters, Sabtu 29 April 2017.

Teluk Babi sebenarnya menjadi teluk favorit di Kuba untuk kegiatan menyelam karena terkenal dengan terumbu karang yang indah dan air yang biru kehijauan. Wisatawan terus melonjak selama dua tahun terakhir.

"Sangat mengejutkan melihat begitu banyak kepiting yang berjalan ke arah pantai begitu cepat," kata seorang turis asal Prancis.

Migrasi kepiting ini juga terjadi di sebagian daerah di Kuba dan terjadi pula di beberapa ekosistem khusus seperti Pulau Christmas di Australia.

Di Teluk Babi, kepiting dewasa kembali ke liangnya di hutan setelah bertelur di pinggir pantai. Beberapa bulan kemudian, kepiting dewasa akan kembali ke pantai saat telur-telur mereka menetas.



(FJR)