Ibu di Afghanistan Jual Bayi untuk Biayai Pengobatan

Fajar Nugraha    •    Jumat, 04 May 2018 17:07 WIB
afghanistan
Ibu di Afghanistan Jual Bayi untuk Biayai Pengobatan
Ilustrasi oleh Medcom

Kabul: Seorang ibu dua anak di Afghanistan menjual bayinya yang berusia lima bulan untuk membiayai pengobatan seorang anggota keluarga. Kasus itu memicu keprihatinan mendalam di negara itu.
 
Kejadian ini mendorong para pejabat dan kelompok masyarkat lainnya telah menggalang dana untuk membiayai pengobatan itu serta mengembalikan bayi itu kepada ibunya.
 
Obaidah nama Ibu tersebut, tinggal di Mimanah, Provinsi Faryab dan telah menikah selama lima tahun. Adik suaminya, Jalaluddin, menderita kanker darah dan biaya pengobatannya sangat mahal. Karena itu, bayi yang bernama Mehraban dijual kepada pasangan yang tidak bisa memiliki anak.
 
"Saya menjual puteri saya untuk mengobati adik suami. Saya menangis dua malam dan tidak tidur. Saya terpaksa melakukannya untuk menyelamatkan seseorang dari kematian," kata Obaidah dalam wawancara telepon dengan VOA, seperti dilansir Jumat 4 Mei 2018.
 
Berita itu, yang pertama kali dilaporkan kantor berita Pajhwok, tersebar luas di media sosial, dan mendapat perhatian dari gubernur setempat.
 
Pajhwok melaporkan Gubernur Faryab membayar 420 dolar untuk mendapatkan kembali bayi itu dan mengembalikannya kepada ibunya. Lima orang lain menyumbang dana untuk membiayai pengobatan Jalaluddin.
 
Kasus tersebut adalah yang terbaru dari beberapa kasus dimana kemiskinan, utang, atau tantangan sosial mendorong orangtua menjual bayi mereka.


(FJR)