Ikan Hiu Aneh Ini Dapat Menyala Dalam Gelap

Willy Haryono    •    Selasa, 01 Aug 2017 20:00 WIB
satwa
Ikan Hiu Aneh Ini Dapat Menyala Dalam Gelap
Etmopterus lailae hidup di Samudera Pasifik di lepas pantai Amerika Tengah. (Foto: Florida Atlantic University)

Metrotvnews.com, Florida: Seekor ikan hiu yang bisa menyala dalam gelap memiliki banyak gigi tajam, hidung super besar dan berbobot setara buah nanas. 

Dibutuhkan lebih dari 17 tahun itu mengidentifikasi spesies menakjubkan tersebut, yang tinggal di kedalaman 305 di bawah laut di lepas pantai Kepulauan Hawaii, Amerika Serikat (AS). 

Menurut sebuah studi terbaru, ikan hiu jenis ini sangat khas, sehingga dibutuhkan cukup banyak waktu untuk mengidentifikasinya secara menyeluruh. 

"Ada sekitar 450 jenis hiu di dunia, dan sangat jarang untuk menemukan spesies baru akhir-akhir ini," kata seorang peneliti studi, Stephen Kajiura, profesor dari Universitas Florida Atlantic, seperti dikutip Live Science, Selasa 1 Agustus 2017. 

"Masih banyak biodiversitas yang belum diketahui hingga saat ini, sehingga ditemukannya spesies baru ini merupakan hal menyenangkan bagi kami," lanjut dia. 

Hiu yang bisa menyala dalam gelap ini memiliki panjang tubuh sekitar 0,3 meter dan bobot 0,9 kilogram. Spesies baru ini adalah bagian dari famili lanternshark, kelompok hiu yang memiliki photophores (organ yang memproduksi cahaya) di tubuhnya. 

Sebagian besar lanternshark berukuran kecil, termasuk jenis hiu ninja (Etmopterus benchleyi) dengan panjang tubuh 0,5 meter. Hiu ini hidup di Samudera Pasifik di lepas pantai Amerika Tengah. 


Kajiura memegang salah satu lantershark. (Foto: Florida Atlantic University)

Saat para peneliti memeriksa tiga sampel hiu, mereka tidak menyadari itu adalah spesies baru. Saat mereka menyerahkan hasil studinya, tim pengulas memberitahukan bahwa hiu itu adalah spesies baru. 

Tim riset menamakan spesies baru ini dengan Laila, atau Etmopterus lailae. Nama itu diambil dari seorang pencinta hiu Laila Mostello-Wetherbee. 

"Fitur dan karakteristik dari spesies baru ini benar-benar membedakannya dari jenis lanternshark lain," tutur Kajiura. 

"Salah satunya adalah, hiu ini memiliki bentuk kepala aneh dan moncong yang sangat besar. Hewan ini hidup di laut dalam dengan kondisi hampir tidak ada cahaya, sehingga mereka harus menggunakan hidung besarnya untuk mencari makan," sambung dia. 

Meski belum diketahui pasti mengapa E. lailae menyala dalam gelap, para ilmuwan meyakini fitur itu membantu hiu dalam mengenai rekannya, bersembunyi dan memancing hewan buruan.


Lanternshark mengandalkan hidung untuk mencari makan


(WIL)