Gerhana Bulan Terlama akan Berlangsung Juli Ini

Arpan Rahman    •    Senin, 09 Jul 2018 21:04 WIB
gerhana bulan
Gerhana Bulan Terlama akan Berlangsung Juli Ini
Gerhana bulan berwarna merah terlihat di langit Singapura, 31 Januari 2018. (Foto: AFP/ROSLAN RAHMAN)

London: Sebagian orang menganggap gerhana bulan berwarna merah sebagai tanda akan terjadinya musibah. Namun bagi sebagian lainnya, itu hanyalah sebuah objek foto yang luar biasa.

Gerhana bulan terlama abad ini akan berlangsung pada Juli. Dalam gerhana ini, bulan akan berwarna terang semerah darah.

Para ahli juga memprediksi planet Mars akan tampak lebih cerah dari biasanya saat melintas dekat Bumi nanti.

"Ini luar biasa," ucap Robert Massey dari Royal Astronomical Society kepada The Times

"Ini adalah kesempatan yang sangat bagus dan langka untuk melihat gerhana bulan di sebelah Mars pada langit malam," cetus dia, seperti disitir dari Independent, Senin 9 Juli 2018.

"Anda akan memiliki dua objek cerah yang sangat besar... ini adalah peluang besar bagi fotografer," ungkap Massey.

Gerhana -- saat bumi melintas antara matahari dan bulan -- diperkirakan berlangsung selama satu jam 43 menit. Diperkirakan gerhana terpanjang ini akan terjadi pada 27 Juli.

Durasi lama terjadi karena bulan berada di salah satu titik terjauh dari Bumi.

Sementara warna merah bulan terjadi karena efek Rayleigh Scattering, di mana pendar-pendar cahaya hijau dan ungu seperti disaring melalui atmosfer Bumi.

"Jika Anda pergi ke Eropa timur atau selatan, Anda akan melihat tampilan yang lebih baik," kata Massey. "Bulan akan terlihat lebih tinggi di langit. Di Amerika, Anda tidak akan melihatnya sama sekali," bubuh dia.


(WIL)


Jet Tempur AS Jatuh di Jepang, Pilot Berhasil Diselamatkan

Jet Tempur AS Jatuh di Jepang, Pilot Berhasil Diselamatkan

14 hours Ago

Sebuah jet tempur Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) jatuh di laut lepas dari pulau Okinawa di…

BERITA LAINNYA