Biografi Pertama Hitler Berhasil Ditemukan

Arpan Rahman    •    Sabtu, 08 Oct 2016 18:19 WIB
peristiwa unik
Biografi Pertama Hitler Berhasil Ditemukan
Adolf Hitler ditengarai menulis buku biografi pertama (Foto: Mirror)

Metrotvnews.com, Aberdeen: Selama 70 tahun, para sejarawan yang mempelajari kehidupan Adolf Hitler telah menyimpulkan bahwa hanya Mein Kampf satu-satunya upayanya menulis sebuah otobiografi. Ditulis sebagian di selnya, dalam penjara Landsberg di Bavaria, memoar dua volume ini menjadi sumber utama buat memahami akar ideologinya.
 
Sejarah mungkin harus direvisi, setelah seorang profesor dari University of Aberdeen menemukan bukti yang menunjukkan karya awalnya, Adolf Hitler: His Life and Speeches, 'hampir pasti' ditulis oleh Sang Fuhrer sendiri.
 
Diterbitkan pada 1923, dua tahun sebelum Mein Kampf, buku ini konon ditulis oleh perwira angkatan bersenjata Jerman, Baron Adolf-Viktor von Koerber, yang tampaknya tidak lebih dari hagiografi (karangan tentang kehidupan tokoh suci) karya seorang pengikut setia.
 
Namun menurut sejarawan Profesor Thomas Weber, von Koerber hanyalah kedok untuk menyembunyikan fakta bahwa Hitler telah menyamakan diri dengan Yesus dalam tindakan "promosi diri sendiri yang tak tahu malu."
 
Profesor Weber telah menemukan bukti surat-surat pribadi Von Koerber di Johannesburg bahwa pilot Perang Dunia Pertama, yang beralih jadi jurnalis pada 1920, telah setuju menaruh namanya pada buku itu supaya kelihatan menjadi penilaian yang obyektif tentang Hitler.
 
"Saya menemukan kesaksian yang ditandatangi, diberikan di bawah sumpah oleh istri penerbit buku yang menyatakan Viktor von Koerber tidak menulis buku itu," kata Profesor Weber seperti dilansir Telegraph, Jumat (7/10/2016).
 
Kesaksian itu juga menyebutkan bahwa Hitler telah meminta Jenderal Ludendorff (yang turut ambil bagian dalam kudeta gagal dengan Hitler pada 1923), jika dia bisa menemukan seorang penulis konservatif tanpa koneksi ke partai Nazi untuk menaruh namanya di buku.
 
"Selanjutnya, di Jerman, saya menemukan sebuah dokumen dari tahun 1938 di mana Von Koerber menyinggung Hitler menulis buku, yang ditulis 'atas prakarsa dan dengan partisipasi aktif dari Adolf Hitler'," ucap Weber.
 
Von Koerber kemudian berbalik melawan Nazi dan jadi mata-mata Inggris, menghabiskan sebagian perang di kamp konsentrasi. Dia kemudian menulis surat kepada sesama narapidana yang memberi rincian tentang penulisan buku Hitler, kata Prof Weber, sebelum Von Koerber meninggal di Afrika Selatan pada 1969.
 
"Secara bersama-sama, potongan bukti-bukti membentuk gambaran yang menarik bahwa ini memang sebuah otobiografi yang ditulis untuk meningkatkan profil Hitler sebagai 'penyelamat Jerman' dan bahkan pada tahap awal karirnya ini ia seorang operator politik yang cerdik dan manipulatif," ujar sejarawan, yang dianugerahi penghargaan Duc d’Arenberg History Prize pada 2008. 
 
Hitler menjadi pemimpin Partai Nazi selama dua tahun ketika buku ini diterbitkan, dan beberapa bulan kemudian ia memimpin Beer Hall Putsch, yang gagal untuk merebut kekuasaan di Bavaria dan menyebabkan dia ditahan. Itu berlangsung 10 tahun sebelum ia menjadi Kanselir.
 
Buku otobiografi ini tertulis harus menjadi "Alkitab baru hari ini" dan memakai istilah-istilah seperti "suci" dan "pembebasan", menyamakan momen politisasi Hitler dengan kebangkitan Yesus.
 
Prof Weber, yang kelahiran Jerman, mengatakan: "Menemukan ini benar-benar ditulis oleh Hitler sendiri menunjukkan bahwa ia adalah seorang operator politik licik dengan pemahaman seorang ahli mengenai proses-proses politik dan membuat narasi jauh sebelum ia menyusun buku yang dianggap sebagai otobiografi pertamanya, Mein Kampf."
 
"Hal ini juga menantang pandangan yang telah diterima oleh umum bahwa pada tahap ini dalam hidupnya ia tidak melihat dirinya sebagai orang yang memimpin revolusi Jerman," imbuhnya.
 
"Fakta Hitler menulis biografi serta menyusun pidato-pidato sendiri dan meletakkannya bersama-sama dengan nama yang berbeda memberi kenyataan bahwa pada waktu lebih awal ia telah melihat dirinya dalam peran 'penyelamat' dan bahwa ia mulai dalam cara yang sangat manipulatif untuk merintis jalan mencapai puncak," ungkap Weber. 
 
Dikatakan, buku ini penting dalam membantu Hitler membangun profilnya di antara unsur-unsur yang lebih konservatif dari masyarakat Jerman untuk mengantisipasi revolusi nasional yang akan terjadi.
 
Demi alasan itu Von Koerber yang dipilih sebagai penulis untuk menciptakan kesan bahwa Hitler sudah memiliki dukungan luas di kalangan konservatif tradisional sambil membangun basis kekuasaannya.
 
Weber menyajikan temuannya dalam sebuah buku baru, yang akan terbit di Inggris tahun depan, yang berjudul Metamorphosis-How Adolf Hitler Became a Nazi.



(FJR)

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

Hasil Referendum Italia dan Hubungannya dengan Uni Eropa

1 day Ago

Perdana Menteri Italia Metteo Renzi mundur dari jabatannya setelah gagal menang dalam referendum…

BERITA LAINNYA