Ancaman Palsu di Pesawat, Seorang Penumpang Virgin Ditangkap

Arpan Rahman    •    Selasa, 06 Jun 2017 19:08 WIB
pesawat
Ancaman Palsu di Pesawat, Seorang Penumpang Virgin Ditangkap
Maskapai Virgin Australia dihadapkan pada ancaman palsu (Foto: AFP).

Metrotvnews.com, Albury: Sebuah pesawat maskapai Virgin telah dievakuasi dan seorang penumpangnya ditangkap setelah secarik surat bernada ancaman ditemukan dalam penerbangan dari Sydney ke Albury, Australia.
 
Para penumpang dalam penerbangan VA1174 lekas melompat sekitar satu meter dari pesawat ke landasan di bandara Albury, pada Selasa 6 Juni pagi, setelah pesawat jenis turboprop berkapasitas 68 tempat duduk itu mendarat sekitar pukul 09:30 waktu setempat.
 
Polisi New South Wales mengatakan bahwa layanan darurat dipanggil setelah sebuah catatan ditemukan di area toilet pesawat. News Corp Australia melaporkan bahwa diduga ada bom di dalam pesawat.
 
Seorang pria yang menjadi penumpang dalam penerbangan ditangkap saat turun di landasan dan dibawa ke kantor polisi Albury. Salah seorang penumpang berkata: "Orang itu sepertinya tidak melawan penangkapannya," seperti dikutip The Guardian dari Australian Associated Press, Selasa 6 Juni 2017.
 
Polisi bertanya kepada para penumpang apakah ada orang yang memiliki masalah dengan pria tersebut dan berbicara kepada mereka yang duduk di dekatnya.
 
Penumpang yang ditangkap, dikatakan tenang sepanjang penerbangan dan sempat ke kamar mandi.
 
Awalnya dilaporkan pintu-pintu pesawat "dirusak" oleh pihak berwenang. Namun pihak Virgin kemudian menjelaskan bahwa itu dibuka dari dalam, kemungkinan oleh awak kabin.
 
Penumpang diminta meninggalkan barang bawaan mereka dan melompat setinggi sekitar 1,2 meter dari pintu masuk ke landasan. Kata seorang penumpang, dia dengar awak kabin berkata: "Tinggalkan barang bawaan Anda. Keluar dan lari, lari, lari." 
 
Tapi seorang juru bicara Virgin mengatakan bahwa hal itu tampaknya diserukan oleh seorang penumpang yang terjebak dalam kegemparan.
 
Michelle McNamara, yang bekerja di sebuah perusahaan penyewaan mobil di terminal bandara, menuturkan polisi berpakaian preman, petugas berseragam, petugas pemadam kebakaran, dan awak ambulans menutup setengah terminal selama operasi tersebut.
 
"Biasanya sepi, ini bandara Albury," katanya. "Ini sedikit beda. Dengan semua yang terjadi membuat Anda berpikir tentang sesuatu yang terburuk."
 
Virgin Australia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penerbangan VA1174 telah "mendarat dengan aman".
 
"Karena insiden keamanan dalam penerbangan, polisi memeriksa pesawat pada saat kedatangan," kata maskapai tersebut. "Seorang penumpang dibawa polisi untuk ditanyai. Masalahnya sekarang sudah ditangani polisi NSW."



(FJR)