Patung Kuno Abad ke-12 Ditemukan di Angkor Wat Kamboja

Willy Haryono    •    Selasa, 01 Aug 2017 19:00 WIB
benda purbakala
Patung Kuno Abad ke-12 Ditemukan di Angkor Wat Kamboja
Arkeolog menemukan patung besar yang terkubur di Kompleks kuil Angkor Wat di Angkor, Kamboja. (Foto: APSARA National Authority)

Metrotvnews.com, Angkor: Tim arkeolog telah menemukan sebuah patung besar yang terkubur di kompleks kuil Angkor Wat. Patung itu diyakini berasal dari abad ke-12. 

Patung berbentuk manusia setinggi dua meter itu diyakini dibuat sebagai sosok penjaga di pintu masuk ke sebuah rumah sakit kuno di masa lalu. 

Kantor berita Cambodia Daily menyebut penemuan patung itu "seperti sesuatu yang hanya terjadi dalam film." 

Angkor Wat adalah salah satu destinasi wisata paling populer di Asia Tenggara. 

Tahun lalu, kompleks tersebut telah menyedot 2,5 juta wisatawan. Namun, banyak artefak yang telah dicuri dari kompleks kuil Angkor Wat.

Arkeolog menemukan patung itu terkubur di kedalaman 40 sentimeter di bawah tanah, saat sedang mengekskavasi sebuah rumah sakit kuno yang dibangun Raja Jayavarman VII pada periode 1181 - 1220. 

Raja Jayavarman VII dikenal senang menggelar program sosial, salah satunya adalah membangun rumah sakit bagi warga. 

Saat ditemukan, patung besar itu berada dalam kondisi rusak di bagian tangan dan kaki. Namun bagian tubuh dan kepalanya masih utuh. 



Para pakar berharap patung atau artefak lain akan ditemukan di Angkor Wat. Penemuan akan dapat memberikan petunjuk kepada ilmuwan mengenai gaya hidup masyarakat Kamboja di abad ke-12.  

Sejarawan Rethy Chhem mengatakan kepada Cambodia Daily bahwa rumah sakit itu adalah satu dari empat RS yang dibangun di Angkor Wat. Tiap-tiap RS memiliki berbagai patung dewa, dan salah satu yang paling berharga adalah patung Medicine Buddha.

Sebagian besar patung Buddha dihancurkan selama masa kepemimpinan Raja Jayavarman VII, yang merupakan bagian dari upayanya mengenalkan Brahmanisme.

Banyak dari patung Buddha yang tidak dihancurkan berakhir di tangan pencuri. Namun diyakini masih ada beberapa patung yang sengaja dikubur agar kondisinya tetap awet.


(WIL)