Acungkan Jari Tengah ke Iringan Donald Trump, Seorang Wanita Dipecat

Arpan Rahman    •    Selasa, 07 Nov 2017 13:09 WIB
peristiwa unik
Acungkan Jari Tengah ke Iringan Donald Trump, Seorang Wanita Dipecat
Juli Briskman yang mengajukan jari tengah ke arah iringan mobil Donald Trump (Foto: Huffington Post).

Metrotvnews.com, Washington: Pekan lalu, muncul sebuah foto bergambar konvoi mobil Presiden Donald Trump menyusuri jalan berhutan, di sampingnya seorang wanita mengayuh sepedanya -- memberi jari tengah pada Trump.
 
Gambar itu, dibidik seorang fotografer Gedung Putih yang sedang melawat bersama rombongan presiden saat meninggalkan lapangan golfnya di Sterling, Virginia, menjadi viral. Media mengangkat cerita tersebut saat muncul laporan di antara kalangan reporter yang posting di Gedung Putih. 
 
Acara TV bincang larut malam menceritakan lelucon tentang foto tersebut dan orang-orang di media sosial mulai menjuluki wanita yang tidak dikenal itu sebagai "she-ro" (plesetan dari "hero"), memakai hashtag #Her2020.
 
Nama wanita itu, Juli Briskman. Kantornya, kontraktor pemerintah Akima LLC, tidak senang dengan foto tersebut. Pihak perusahaan memecatnya dari pekerjaan.
 
Dalam wawancara Sabtu dengan HuffPost, Briskman, ibu dua anak, berusia 50 tahun, mengatakan terkejut bahwa seseorang telah memotretnya mengacungkan jari tengah kepada Trump.
 
Seiring foto tersebut beredar daring, Briskman memutuskan untuk memberi tahu departemen SDM Akima LLC apa yang terjadi saat dia bekerja, pada Senin. Pada Selasa, bosnya memanggil ke sebuah pertemuan dan berkata bahwa dia telah melanggar kebijakan media sosial perusahaan tersebut dengan memasang foto itu sebagai foto profilnya di Twitter dan Facebook.
 
"Mereka bilang, 'Kami berpisah darimu.' Pada dasarnya, Anda tidak bisa menunjukkan sesuatu yang 'cabul' di media sosial Anda," kata Briskman, seperti dikutip Huffington Post, Selasa 7 November 2017.
 
Wanita, yang bekerja di bidang pemasaran dan komunikasi di Akima selama lebih dari enam bulan, beralasan kepada para eksekutif bahwa dia tidak sedang berada di tempat kerja saat peristiwa itu terjadi dan laman media sosialnya juga tidak menyebutkan atasannya. Pihak perusahaan mengatakan kepadanya bahwa Akima LLC adalah kontraktor pemerintah, foto itu bisa mengganggu bisnis mereka.
 
Ketika ditanya apa yang dipikirkannya saat melihat iring-iringan mobil Trump lewat di sampingnya, Briskman berkata bahwa acungan jari itu ialah reaksi kerasnya untuk mengusir sang presiden.
 
Briskman sudah berencana mencari pekerjaan baru. Meski dipecat, dia katakan tidak menyesal telah menyita perhatian publik dengan ketidaksenangannya terhadap Trump.



(FJR)