Ulah Keji seorang Ibu di Jepang Membunuh Empat Buah Hatinya

Arpan Rahman    •    Kamis, 23 Nov 2017 14:05 WIB
jepangkejahatan unik
Ulah Keji seorang Ibu di Jepang Membunuh Empat Buah Hatinya
Ilustrasi: Metrotvnews.com

Osaka: Seorang ibu yang mencampakkan empat bayinya ke dalam ember berisi beton, yang kemudian disimpannya di apartemennya selama dua dekade. Perempuan itu berhasil ditangkap di Jepang pada Selasa 21 November.

"Mayumi Saito, 53, mengatakan kepada penyidik bahwa dia melahirkan bayi antara 1992-1997," kata seorang juru bicara polisi kepada AFP, Rabu 22 November 2017.

Saito menyerahkan diri ke sebuah kantor polisi Osaka, pada Senin, dan mengakui perbuatannya. Ia mengatakan tidak berpikir soal keadaan keuangannya yang melarat membuat dia bisa merawat anak-anak tersebut, lapor media setempat.

Detektif yang menggeledah rumahnya menemukan empat ember berisi beton di dalam lemari. "Pemindaian menunjukkan bahwa masing-masing berisi apa yang tampak sebagai jasad bayi," lapor Asahi Shimbun.

Polisi masih mewawancarai wanita tersebut, yang tinggal dengan anaknya, dan mencoba untuk memastikan apakah dia membunuh bayi tersebut atau apakah mereka meninggal ketika lahir, kata laporan tersebut.

"Saya tidak berpikir saya mampu membesarkan mereka, saya tidak punya orang untuk diajak bicara," katanya kepada polisi, menurut stasiun penyiaran nasional NHK, seperti dikutip AFP.

Tidak jelas mengapa dia menyerahkan diri sekarang, kata media setempat. Saito muncul tiga pekan setelah polisi menangkap Takahiro Shiraishi, 27, dijuluki "Pembunuh Twitter", yang sudah mengakui membunuh dan menjagal sembilan orang yang dia temui melalui media sosial.

Penyidik menemukannya di apartemen di luar Tokyo dengan jasad para korbannya yang membeku di dalam lemari pendingin dan kontainer.


(FJR)