Terapung-apung di Laut, Seekor Gajah Diselamatkan Penjaga Pantai

Arpan Rahman    •    Kamis, 13 Jul 2017 20:00 WIB
satwa
Terapung-apung di Laut, Seekor Gajah Diselamatkan Penjaga Pantai
Penjaga pantia Sri Lanka menyelamatkan seekor gajah yang terapung-apung di laut, 12 Juli 2017. (Foto: AFP/HO/Sri Lanka Navy)

Metrotvnews.com, Kokkilai: Seekor gajah yang terapung-apung di laut diselamatkan otoritas Sri Lanka, sekitar 16 kilometer dari bibir pantai timur laut negara tersebut. 

Personel angkatan laut berkata hewan berbelalai panjang itu terseret gelombang laut dekat kota Kokkilai, dan kemudian ditemukan kapal patroli.

Pejabat Departemen Margasatwa Sri Lanka dan awak kapal angkatan laut lainnya dikirim ke lokasi untuk menarik gajah itu kembali ke pantai.

Avinash Krishnan, petugas penelitian di kelompok konservasi A Rocha, mengatakan bahwa adanya gajah yang terapung-apung di laut sebagai hal biasa. 

"Gajah adalah perenang yang sangat hebat," katanya. "Berenang sekitar 15 km dari bibir pantai merupakan hal biasa bagi seekor gajah," bubuhnya, seperti disitir The Guardian, Kamis 13 Juli 2017.

Namun dia menambahkan pertolongan angkatan laut mungkin diperlukan dala, kasus ini. "Ia tidak bisa terus berenang lama karena akan membakar banyak energi tubuh," kata Krishnan.

"Dan air asin tidak baik untuk kulitnya, jadi dalam kasus ini, situasinya mungkin memerlukan intervensi manusia," lanjut dia.



Perenang Tangguh

Krishnan mengatakan gajah Asia biasa melintasi perairan dalam jarak pendek, termasuk di Kepulauan Andaman. Di sana, para gajah biasa berenang antar bentang pulau-pulau kecil.

Gajah menggunakan belalai mereka sebagai snorkel atau alat pernasapan saat menyelam, dan memiliki struktur paru-paru unik di antara mamalia yang memungkinkan mereka menahan variasi tekanan di atas dan di bawah air.

Secara genetik, mereka juga kerabat dekat manate dan dugong. Keduanya adalah makhluk air.

Ahli biologi berspekulasi banyak gajah mungkin telah mencapai Sri Lanka dengan menempuh rute sama seperti hewan yang diselamatkan pada Senin 10 Juli, dengan cara berenang dari India bagian selatan.


(WIL)