Lukisan Berusia 133 Tahun Dirusak Pria Mabuk

Marcheilla Ariesta    •    Senin, 28 May 2018 15:10 WIB
lukisan
Lukisan Berusia 133 Tahun Dirusak Pria Mabuk
Lukisan Ivan the Terrible. (Foto: South China Morning Post).

Moskow: Lukisan Ivan the Terrible and his Son Ivan on November 16, 1581, dirusak pengunjung mabuk. Lukisan berusia 133 tahun itu menampilkan Tsar Ivan IV Vasilyevich yang memeluk anaknya saat sekarat.

Lukisan yang dipamerkan di Galeri Tretyakov, Moskow tersebut dirusak menggunakan tiang besi pembatas.

Laman South China Morning Post, Senin 28 Mei 2018, mengatakan pria mabuk tersebut luput dari pengawasan petugas keamanan. Dia memegang tiang pembatas tempat berdiri dan merusak lukisan tersebut.

Akibat insiden ini lukisan karya Ilya Repin hancur dengan tiga lubang di kanvasnya.

Meski demikian, pihak galeri menyatakan bagian paling penting dalam lukisan tersebut adalah wajah dan tangan Tsar Ivan serta anaknya. Beruntung bagian tersebut tidak rusak.

Polisi berhasil menahan pria mabuk tersebut. Identitasnya tidak diketahui jelas, hanya dia berumur 37 tahun. Pria ini terancam dijerat pasal soal perusakan artefak budaya.

Kementerian Dalam Negeri Rusia merilis sebuah video pengakuan si pelaku. Dia mengaku kehilangan kendali diri usai meminum alkohol tersebut.

"Saya ingin pergi, tapi melihat makanan yang disajikan galeri dan meminum 100 gram vodka," katanya. 

Sedangkan media Rusia menyebutkan, laki-laki yang tidak diketahui namanya itu merusak lukisan Tsar Ivan karena penggambarannya dinilai tidak akurat secara sejarah. 

Keberadaan lukisan yang menggambarkan Tsar Ivan memeluk anaknya jelang ajal di galeri pusat Kota Moskow itu memang kontroversial. Kelompok nasionalis Rusia sempat menyatakan keberatan dengan penggambaran Tsar Ivan dalam lukisan itu. Mereka meminta karya seni itu tidak dipamerkan. Namun permintaan itu ditolak pihak galeri. 


(WAH)