Pasang Poster Diri di Mcdonald's Mahasiswa Texas Raih Rp360 Juta

   •    Jumat, 21 Sep 2018 11:55 WIB
peristiwa unik
Pasang Poster Diri di Mcdonald's Mahasiswa Texas Raih Rp360 Juta
Salah satu restoran McDonald's. (Foto: AFP).

Texas: Dua mahasiswa Texas mendapatkan USD25.000 atau sekitar Rp360 juta dari McDonald's karena menggantung poster palsu didinding restoran cepat saji asal Amerika Serikat (AS) tersebut.
 
Poster yang menggambarkan dua remaja asia yang sedang bercengkrama sambil menikmati makanan cepat saji restoran itu menjadi viral dan berhasil bertahan selama berbulan-bulan.
 
Jevh Maravilla dan Christian Toledo diundang oleh Ellen DeGeneres dalam acara The Ellen DeGeneres Show dan diberi tahu mereka bahwa McDonald's menawarkan mereka untuk berpartisipasi dalam kampanye iklan dan uang sebesar USD25.000.
 
"McDonald's menyukai pelanggan seperti anda dan mereka berkomitmen untuk menampilkan keragaman dan ingin mewakili semua pelanggan mereka jadi mereka berharap anda dapat berpartisipasi dalam kampanye pemasaran," kata DeGeneres kepada Jevh dan Christian, seperti dikutip UPI, Jumat 21 September 2018.
 
Lelucon tersebut menjadi viral setelah Maravilla mengunggah fotonya dengan poster tersebut di jejaring sosial Twitter. Ia ingin merepresentasikan Asia diposter iklan dengan membuat poster palsu itu.
 
Maravilla mengatakan bahwa ia terinspirasi oleh film Crazy Rich Asians dan Toledo mengakui bahwa temannya memang orang yang suka membuat lelucon.
 
"Kami melihat poster-poster lain di sana dan kami melihat ada perbedaan etnis," kata Maravilla. "Kami melihat bahwa mereka semua orang bersenang-senang dan kami memutuskan untuk mewakili diri kami sebagai orang Asia untuk berada di sana juga."
 
Keduanya kemudian melakukan pengambilan foto mereka sambil memegang menu McDonald's dan mencetaknya dalam poster besar. Maravilla kemudian membeli seragam McDonald's dari toko Goodwill dan mencetak kartu identitas palsu sebagai "Koordinator Interior Regional," sebelum kembali ke restoran untuk menggantung poster di dinding kosong.
 
Setelah lelucon yang ia buat tersebut, Maravilla kembali datang bersama ibunya dan memintanya untuk membelikan makanan untuknya sembari ia menunggu di pojok karena takut para pekerja mengenali dirinya.
 
"Awalnya dia tidak mau," kata Maravilla tentang reaksi ibunya terhadap poster itu. "Tapi ketika datang ke rumahku dan dia melihatnya, dia tidak bisa menahan tawa."
 
Maravilla mengatakan seorang perwakilan dari perusahaan McDonald's menghubungi dia setelah lelucon itu menjadi viral dan mengundang keduanya ke sebuah acara. Mereka tidak berada dalam masalah tapi Toledo merasa skeptis akan itu.
 
"Ketika dia memberi tahu, aku berfikir, 'Mungkin ini jebakan dan mungkin polisi akan ada di sana,'" Toledo bercanda.
 
Poster itu akhirnya diturunkan, karena restoran itu dijadwalkan untuk direnovasi, tetapi keduanya senang telah mengilhami perusahaan untuk mempromosikan lebih banyak keanekaragaman.
 
"Kami ingin menjadi seperti 'Crazy Middle-Class Asians,'" kata Toledo, merujuk inspirasi Maravilla. "Atau mungkin kelas menengah bawah." Khalisha Firsada


(FJR)