Terdampar ke Darat saat Badai Harvey, Makhluk Laut Misterius Teridentifikasi

Arpan Rahman    •    Kamis, 14 Sep 2017 20:09 WIB
peristiwa unik
Terdampar ke Darat saat Badai Harvey, Makhluk Laut Misterius Teridentifikasi
Seekor makhluk laut asing terdampar ke darat di Texas (Foto: Global News).

Metrotvnews.com, Texas: Seekor makhluk laut asing terdampar ke darat di Texas, setelah hujan berhari-hari akibat Badai Harvey.
 
Komunikator Ilmu Pengetahuan Preeti Desai memasang gambar binatang berkepala seperti buntalan itu ketika badai berlalu, meminta para ahli lewat Twitter membantunya untuk mengidentifikasi.
 
"Oke, ahli biologi twitter, apa sih ini? Ditemukan di sebuah pantai di Texas City, Texas," tulisnya di twitter.
 
Kemungkinan besar itu adalah ular belut Fangtooth, Dr. Keeneth Tighe, spesialis belut di Museum Nasional Sejarah Alam Smithsonian mengatakan kepada Earth Touch News Network.
 
Tapi bisa juga anggota famili ular belut lainnya, jelasnya.
 
"Ketiganya berasal dari Texas dan memiliki gigi mirip taring. Sayang sekali Anda tidak bisa dengan jelas menunjukkan ujung ekornya. Itu menjadi perbedaan di antara spesies tersebut," lanjut Dr. Tighe, seperti disitat Global News, Kamis 14 September 2017.
 
Ular belut Fangtooth biasanya bersembunyi di liang, hanya moncong dan mata mereka yang terpapar, menurut Fishbase.org. Earth Touch News melaporkan bahwa angin kencang dan arus kuat dari badai baru-baru ini kemungkinan besar alasannya terdampar di pantai.
 
Desai, yang bekerja di National Audubon Society, berada di sekitar pantai untuk mendokumentasikan dampak badai pada habitat spesies burung di daerah tersebut saat dia menemukan belut besar.
 
"Saya pikir itu bisa jadi belut Lamprey laut (vertebrata perairan yang hidup tanpa kulit memiliki mulut pengisap dengan gigi seperti tanduk dan lidah berbunyi serak-Red), tapi ketika saya melihat mukanya, saya tahu tidak mungkin itu. Kami mencoba untuk mencari tahu apa itu, tapi tidak punya ide, jadi saya memutuskan untuk mengambil beberapa foto dan bertanya pada pengguna Twitter," kata Desai kepada Global News.
 
Dia senang dengan jawaban tersebut seraya mengatakan tidak ada alasan bagi orang untuk takut pada belut.
 
"Benda itu paling-paling panjangnya 0,6-0,7 meter dan sudah mati. Saya tahu ada kecenderungan untuk bereaksi seperti ini terhadap sesuatu yang tidak diketahui, tapi saya rasa mungkin karena kita begitu terputus dari alam," katanya.
 
Ular belut bukanlah satu-satunya yang terdampar dari badai baru-baru ini, dua Manate hanyut ke pantai Florida setelah Badai Irma. Pejabat mengatakan air tersedot keluar dari Teluk Sarasota karena badai.
 
Beberapa orang memposting foto, pada Minggu, seekor mamalia di Facebook. Berharap petugas penyelamat atau petugas satwa liar akan menanggapi postingan. Michael Sechler memposting bahwa hewan-hewan itu terlalu besar untuk diangkat, jadi para petugas penyelamat menampung mereka dalam air.
 
Marcelo Clavijo memposting bahwa sekelompok orang akhirnya membawa Manate dengan gulungan terpal dan bisa menyeretnya ke air yang lebih dalam.



(FJR)