Merasa Didiskriminasi Maskapai, 400 Pramugari Protes ke Putin

Sonya Michaella    •    Kamis, 02 Mar 2017 17:34 WIB
peristiwa unik
Merasa Didiskriminasi Maskapai, 400 Pramugari Protes ke Putin
Pramugari maskapai penerbangan Rusia, Aeroflot (Foto: Daily Mail).

Metrotvnews.com, Moskow: Presiden Rusia, Vladimir Putin dikabarkan menerima surat protes dari sekitar 400 pramugari maskapai penerbangan Aeroflot. Pasalnya, para pramugari ini tak lagi diperbolehkan melayani penerbangan internasional.
 
Dilansir Daily Mail, Kamis 2 Maret 2017, kabarnya mereka mendapat peringatan dari maskapai karena dianggap terlalu tua, gemuk dan tak lagi cantik.
 
Lewat suratnya, seorang pramugari bernama Yevgenia Magurina menyebut bahwa manajemen maskapai penerbangan ingin seluruh awak kabin penerbangan internasional harus muda dan kurus.
 
Padahal, ratusan pramugari itu telah bertahun-tahun mengabdi kepada Aeroflot. Tak heran, mereka merasa kecewa dan merasa didiskriminasi.
 
"Aeroflot hanya menyediakan seragam sampai dengan ukuran 46, sementara ukuran saya 48. Saya lalu diminta tak lagi melayani penerbangan luar negeri,” tulis Magurina.
 
Namun, manajemen maskapai membantah tuduhan tersebut, dan mengatakan kalau mereka tak pernah melakukan diskriminasi.
 
“Tuduhan itu tanpa bukti. Aeroflot tidak pernah melakukan diskriminasi dalam bentuk apapun kepada karyawan,” tulis manajemen melalui keterangan resminya.
 
Pihak maskapai menegaskan bahwa para pramugarinya yang berusia lebih dari 40 tahun bahkan masih bekerja dalam penerbangan ke Amerika Utara, Eropa, dan Asia.



(FJR)