Museum New York Reka Ulang Persidangan Seorang Penjahat Nazi

Arpan Rahman    •    Minggu, 16 Jul 2017 11:15 WIB
nazi
Museum New York Reka Ulang Persidangan Seorang Penjahat Nazi
Adolf Eichmann, salah satu perancang jalur transportasi bagi jutaan Yahudi yang dikirim ke sejumlah kamp konsentrasi. (Foto; Wikipedia)

Metrotvnews.com, New York: Setengah abad berlalu sejak penjahat perang Nazi Adolf Eichmann dihukum gantung di Israel karena merancang skema kematian jutaan orang Yahudi. 

Kini, gerai kaca antipeluru -- tempat dia dulu duduk menghadapi pengadilan -- telah dibuat di New York untuk dijadikan lokasi pertunjukan multimedia bagi para pengunjung. 

Seperti dilansir Associated Press, Sabtu 15 Juli 2017, replika tempat eksekusi Eichmann merupakan bagian dari pameran Jewish Heritage di Museum Manhattan, yang dibuka pada Minggu 16 Juli 2017.

Ruang itu diciptakan oleh seorang mantan agen badan intelijen Mossad asal Israel. Eichmann ditangkap satu dekade lalu, setelah sempat melarikan diri ke Argentina.

Di sekitar replika itu, Eichmann tampak di layar dengan rekaman video asli -- berdurasi tujuh menit dari total 350 jam di ruang sidang -- yang membuat pengunjung merasa seperti penonton pada pengadilan di tahun 1961. Mereka bisa mendengar suara para korban selamat, yang bersaksi melawan letnan-kolonel SS, serta jaksa dan para pembela.

Pria berkepala plontos itu -- berusia 55 tahun -- duduk di sebuah kursi dalam tayangan tersebut. Ia adalah salah satu perencana rute kereta api ternak untuk mengangkut orang-orang Yahudi ke Auschwitz, Bergen-Belsen, Dachau, dan kamp-kamp konsentrasi lainnya. 

Di sebelah kanan, terdapat layar lain yang menyemarakkan kesaksian traumatis para korban. Satu orang saksi jatuh ke lantai, kelelahan usai berbicara.
""
"Di sini saya berdiri bersama enam juta jaksa," kata jaksa ketua, Gideon Hausner. "Darah mereka menangis meraung ke arah ke surga, tapi suara mereka tidak bisa terdengar."

Pengadilan tersebut digelar di sebuah teater di Yerusalem yang diubah menjadi ruang sidang.

Detail persidangan menarik minat Avner Avraham -- yang pensiun dari Mossad dua tahun silam -- guna mengumpulkan materi untuk sebuah pameran bertajuk "Operation Finale. Nama pameran diambil dari kode misi rahasia memburu Eichmann, yang dipimpin agen intelijen Israel yang masih belia di tahun 1950-an.

Para agen menyebar ke seluruh Eropa dan Argentina, mengumpulkan potongan teka-teki yang berakhir dengan digantungnya Eichmann.

Avraham mengklaim telah benar-benar menangkap Eichmann dengan bukti visual telinga sebelah kiri.

Eichmann diculik Mossad pada 1960, saat turun dari bus sepulang kerja di pabrik Mercedes-Benz di Buenos Aires. Mereka memastikan identitasnya dengan membandingkan bagian telinga dengan foto Eichmann dalam arsip tentara Jerman sebelum Perang Dunia II.

Pada 1957, Avraham mengatakan Perdana Menteri Israel David Ben-Gurion telah memberikan perintah kepada Mossad: "Saya ingin Anda menangkap seorang Nazi lewat satu percobaan besar -- seorang Nazi hidup-hidup."


(WIL)