Wartawan AFP Kate Webb Tampil dalam Prangko Australia

Arpan Rahman    •    Jumat, 29 Sep 2017 07:07 WIB
australia
Wartawan AFP Kate Webb Tampil dalam Prangko Australia
Prangko Australia yang menunjukkan wartawan perang, Kate Webb dan pekerja Palang Merah Rosemary Griggs. (Foto: Australian Postal Corp).

Metrotvnews.com, Canberra: Koresponden senior kantor berita Prancis Agence France-Presse (AFP) yang meniti karir dengan meliput perang dan peristiwa bersejarah lainnya telah diperingati sebagai prangko Australia.
 
Kate Webb, meninggal pada 2007 pada usia 64 tahun, mendapat reputasi sebagai reporter tak kenal takut selama Perang Vietnam dan meliput sejumlah berita penting lainnya di Asia selama karir empat dekade.
 
Dia tampil di salah satu dari lima perangko baru yang diperkenalkan pada Rabu untuk menandai Hari Peringatan pada tanggal 11 November. Satu menit keheningan akan diadakan demi menghormati mereka yang telah berjuang dan meninggal dunia untuk negara mereka. Perangko tersebut diterbitkan pada 6 Oktober.
 
"Isu perangko ini, yang keempat dalam rangkaian peringatan satu abad Perang Dunia I, mengakui peran penting yang dimainkan perempuan dalam perang dan konflik," kata Michael Zsolt dari Australia Post.
 
Webb, lahir di Selandia Baru namun pindah ke Australia bersama keluarganya saat kecil, diabadikan dalam sebuah prangko yang menandai perang Korea dan Vietnam, bersama dengan pekerja Palang Merah Rosemary Griggs.
 
Pada 1971 saat meliput Perang Vietnam, Webb dilaporkan terbunuh setelah dia diserang dan dipenjara oleh tentara Vietnam Utara di Kamboja, yang menyanderanya bersama lima orang lain di tengah hutan dalam sekapan selama 23 hari.
 
Sebuah obituari halaman depan diterbitkan di New York Times dan jasad wanita lain salah diidentifikasi sebagai miliknya -- tapi sama seperti keluarganya yang mengadakan upacara pemakaman untuknya di Sydney, Webb dan para tawanan lainnya ternyata sudah dibebaskan.
 
Perang Dunia I, Perang Dunia II, konflik di Afghanistan dan Irak, dan peran Australia dalam operasi pemeliharaan perdamaian juga ada dalam serial perangko ini.
 
Sebelum dan termasuk Perang Dunia I, keterlibatan perempuan Australia di zona konflik hampir sepenuhnya terbatas pada urusan perawatan.
 
Pada Perang Vietnam, mereka memegang banyak peran, termasuk sebagai anggota tim medis sipil, dukungan Palang Merah, penghibur, dan jurnalis. Saat ini, wanita dipekerjakan di seluruh angkatan bersenjata.
 
AFP pada 2008 meluncurkan Hadiah Kate Webb tahunan untuk menghargai wartawan Asia luar biasa yang melakukan pekerjaan sulit dan berbahaya di seluruh benua ini.
 
Edisi 2017 saat ini menerima aplikasi, di mana pemenang menerima uang tunai 3.000 euro (sekitar USD3.575), yang akan diberikan pada sebuah upacara pemberian hadiah.
 
Kontes ini terbuka untuk para jurnalis foto, video, dan teks lokal yang dipekerjakan di seantero Asia, untuk karya yang diterbitkan selama tahun 2016. Aplikasi ditutup pada 1 November.



(FJR)