Fake News Terpilih sebagai Kata Tahun Ini di 2017

Arpan Rahman    •    Sabtu, 04 Nov 2017 06:27 WIB
peristiwa unik
<i>Fake News</i> Terpilih sebagai Kata Tahun Ini di 2017
Presiden AS Donald Trump makin mempopulerkan kata 'Fake News' (Foto: AFP).

Metrotvnews.com, London: Sebuah frasa yang konsisten muncul di tajuk utama -- dan jadi sebuah umpan balik Twitter khususnya -- telah terpilih sebagai kata tahun ini oleh penerbit kamus Collins.
 
'Fake News' atau 'Berita palsu' menjadi sinonim sejak pernyataan Presiden AS Donald Trump, saat ia mencerca media.
 
Tampaknya seluruh dunia lantas mengikutinya, dengan penggunaan yang meningkat sebesar 365 persen di tahun 2017.
 
Seperti beberapa patah kata tahun ini sebelumnya yang dipilih oleh penerbit, 'Fake News' akan dimuat dalam kamus edisi berikutnya.
 
Blantika politik memberi pengaruh besar dalam sebuah daftar ringkas, yang juga mencantumkan 'Antifa' dan 'Echo-chamber' di senarai terbaru.
 
Tapi bahkan 'Insta' -- terkait dengan aplikasi berbagi foto Instagram -- dan 'fidget spinner' tidak dapat mengalahkan frasa teratas, yang didefinisikan oleh Collins sebagai "informasi palsu, sering sensasional, disebarluaskan dengan kedok pelaporan berita".
 
Ini menjadi tahun kelima Collins menyoroti sebuah kata atau frasa yang sedang tren, dengan kata yang terpilih sebelumnya meliputi 'Brexit' dan 'Geek'.
 
Presiden Trump tidak sendirian memakai istilah tersebut. Baik Theresa May dan Jeremy Corbyn memasukkannya ke dalam pidato, dan media sosial dikotori dengan sejumlah tudingan ini.
 
"Fake News, baik sebagai pernyataan fakta atau sebagai tuduhan, telah tak terhindarkan tahun ini, berkontribusi pada runtuhnya kepercayaan masyarakat terhadap pemberitaan media," kata Helen Newstead, kepala konten bahasa Collins, seperti dilansir BBC, Kamis 2 November 2017.
 
Kamus Collins memilih 'Word of the Year' sebelumnya, berikut:  
 
2016 - Brexit: Kata benda yang berarti "keluarnya Kerajaan Inggris dari Uni Eropa".
 
2015 - Binge-watch: Kata kerja berarti "menonton sejumlah besar program televisi (terutama semua pertunjukan dari satu serial) berturut-turut".
 
2014 - Photobomb: Kata kerja berarti "mengganggu foto dengan melangkah di depan obyek (mereka yang difoto) saat foto diambil, sering dengan sesuatu yang konyol seperti membuat wajah meringis atau lucu".
 
2013 - Geek: Kata benda yang dapat dimaknai sebagai "seseorang yang terampil dengan komputer, dan yang tampaknya lebih tertarik pada peranti itu daripada orang lain".



(FJR)