Pejabat Kereta Api Nasional Pakistan Ajukan Cuti 730 Hari

Marcheilla Ariesta    •    Senin, 27 Aug 2018 15:00 WIB
pakistandunia unik
Pejabat Kereta Api Nasional Pakistan Ajukan Cuti 730 Hari
Ilustrasi kereta api Pakistan. (Foto: AFP).

Karachi: Seorang pejabat perusahaan kereta api nasional Pakistan menggegerkan dengan mengajukan cuti sebanyak 730 hari. Cuti diajukan karena dia merasa tidak bisa bekerja di bawah menteri kereta api yang baru, Sheikh Rasheed.

Kepala Manajer Komersial Mohammad Hanif Gul menganggap Sheik Rasheed sangat tidak profesional dan tidak sopan dalam bekerja.

"Dengan hormat disampaikan bahwa sikap Menteri baru sangat tidak profesional dan tidak sopan. Sebagai anggota terhormat dari Layanan Sipil Pakistan, tidak mungkin bagi saya untuk terus bekerja di bawahnya. Menteri sepenuhnya berhak bekerja dengan tim dan saling berbagi visi misi," katanya dalam surat pengajuan cuti, dilansir dari laman News World India, Senin 27 Agustus 2018.

"Oleh karena itu, saya menyampaikan pengajuan cuti 730 hari dapat diizinkan," imbuhnya dalam surat tersebut.

Surat pengajuan cuti tersebut menjadi viral di antara para pengguna media sosial Pakistan.

"Saya terkejut melihat isi surat itu. Dapatkah seseorang memberitahu Tuan Mohammad Hanif Gul bahwa ketika tidak cocok dengan atasan dan tidak ada lagi tindakan yang bisa dilakukan, Anda seharusnya mengundurkan diri. Apakah Anda mengajukan cuti 730 hari itu agar tetap dibayar penuh?" kata salah seorang warganet di akun Twitter.

Warganet lainnya juga menyarankan agar pejabat itu keluar dari pekerjaannya. "Jangan hidup selama dua tahun dengan uang rakyat. Maaf, tapi pria ini seharusnya tidak perlu diperhitungkan lagi," tukas warganet lainnya.


(WIL)


Jet Tempur AS Jatuh di Jepang, Pilot Berhasil Diselamatkan

Jet Tempur AS Jatuh di Jepang, Pilot Berhasil Diselamatkan

14 hours Ago

Sebuah jet tempur Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) jatuh di laut lepas dari pulau Okinawa di…

BERITA LAINNYA