Curi Koin Emas Raksasa, Empat Warga Berlin Ditangkap

Arpan Rahman    •    Jumat, 11 Jan 2019 18:07 WIB
peristiwa unik
Curi Koin Emas Raksasa, Empat Warga Berlin Ditangkap
Koin 'Big Maple Leaf' yang sempat dicuri oleh empat warga Berlin. (Foto: AFP).

Berlin: Empat pria Berlin diadili pada Kamis 10 Januari. Mereka didakwa atas pencurian benda museum spektakuler berupa koin emas raksasa bersejarah yang disebut ‘Great Maple Leaf’ dan bernilai 3,75 juta euro atau berkisar Rp60 miliar.

Dilansir dari AFP, Kamis 10 Januari 2019, polisi tidak menemukan jejak koin Kanada seberat 100 kilogram sejak pencurian malam buta pada Maret 2017 dari Bode Museum di ibu kota Jerman, yang terletak dekat apartemen Kanselir Angela Merkel.

Pihak berwenang menganggap harta berharga yang hampir setara emas murni, dengan nilai nominal satu juta dolar Kanada, "dipotong kecil-kecil atau dibawa ke luar negeri", kata polisi Berlin saat itu.

Tiga tersangka utama dalam pencurian yang ditangkap pada Juli 2017 adalah dua bersaudara Ahmed R, 20, dan Wayci R, 23, dan sepupu mereka, Wissam R, 21. Jika terbukti bersalah atas pencurian, mereka akan menghadapi hukuman penjara hingga 10 tahun.

Sementara itu juga yang menanti persidangan adalah mantan penjaga keamanan museum, Dennis W, 20 tahun, yang diduga bertindak sebagai orang dalam. Ia memberikan informasi penting untuk pembobolan tersebut. Tiga tersangka pencuri, yang terdaftar sebagai penganggur, tidak ditahan.

Harian Berlin B.Z. dan media Jerman lainnya melaporkan bahwa mereka adalah anggota keluarga besar Remmo keturunan Lebanon, beberapa di antaranya telah dikaitkan dengan kejahatan terorganisir.

Polisi ibu kota tahun lalu menargetkan klan Remmo dengan penyitaan 77 properti senilai total 9,3 juta euro, menuduh bahwa itu semua dibeli dengan hasil dari berbagai kejahatan, termasuk perampokan bank.

Sejarah ditempa logam 

"Big Maple Leaf", dicetak pada 2007 dengan potret Ratu Elizabeth II, dianggap sebagai koin emas terbesar kedua di dunia.

Benda itu dipinjam dari seorang kolektor tak dikenal untuk dipamerkan di Bode Museum, yang bertajuk pameran besar koin dan medali sebagai "kronik sejarah manusia yang ditempa dalam logam".

Rekaman kamera keamanan dari malam perampokan menunjukkan tiga pemuda berkerudung gelap masuk ke museum, mengikuti perjalanan sebelumnya yang telah mereka buat untuk menggambar target.

Mereka menerobos lewat jendela dan menggunakan tali, balok kayu, dan gerobak dorong buat mengangkat koin -- yang memiliki diameter 53 sentimeter -- ke rel kereta api perkotaan yang terdekat.

Koin itu mungkin rusak ketika pencuri menjatuhkannya dua kali -- sekali di jalur yang melewati museum dan menyeberangi sungai Spree, dan sekali lagi di taman Monbijou di seberang sungai, dari mana mereka membawanya pergi dengan mobil.

Menurut dakwaan, pada tahap selanjutnya, "terdakwa diduga membagi koin emas dan menjual potongan-potongannya".


(FJR)