Pilot Cegah Pencari Suaka Dideportasi dengan Menolak Lepas Landas

Marcheilla Ariesta    •    Kamis, 31 Aug 2017 19:20 WIB
peristiwa unik
Pilot Cegah Pencari Suaka Dideportasi dengan Menolak Lepas Landas
Samim Bigzad berteriak dan menangis saat dipaksa naik ke pesawat oleh petugas imigrasi Inggris. (Foto: Samim Bigzad)

Metrotvnews.com, London: Seorang pilot berhasil mencegah pencari suaka dideportasi dengan cara menolak lepas landas. Pencari suaka itu bernama Samim Bigzad, 22, yang hendak dideportasi ke Afghanistan oleh pemerintah Inggris.

Rupanya, ribuan orang tak setuju dengan hal tersebut. Mereka menandatangani sebuah petisi untuk mencegah Bigzad dideportasi. Mereka takut dia akan menghadapi ancaman pemenggalan oleh kelompok militan Taliban jika kembali ke sana.

Aktivis dari Jaringan Antirasisme Kent memenuhi lapangan udara untuk mencegah Turkish Airlines berangkat. Mereka bahkan meminta penumpang melakukan apapun agar Bigzad tidak berangkat.

Sepupu Bigzad, Arash, bahkan sampai menangis ketika saudaranya itu dipaksa naik ke pesawat. "Ada tiga penjaga yang mencoba memaksanya naik ke pesawat, namun saya berteriak, dia akan dibunuh di Afghanistan," seru Arash, seperti dilaporkan laman Metro.co.uk, Kamis, 31 Agustus 2017.

Beruntung, pilot Turkish Airlines menolak lepas landas. 

"Samim mengatakan saat dia berada di terowongan dekat pintu, pilot keluar dan berkata, 'Saya tidak akan membawanya, saya tidak akan terbang karena bisa membahayakan kehidupan seseorang'," lanjut Arash.

Bigzad tiba di Inggris pada 2015. Dia mengaku kepergiannya ke Inggris karena Taliban sering mengancam dirinya.

Dia menetap dan tinggal di Inggris bersama kerabatnya, untuk merawat sang ayah yang sakit. Ayah Bigzad memiliki kewarganegaraan Inggris, sayangnya Bigzad tidak. 
Permohonan Bigzad untuk tetap tinggal di Inggris ditolak petugas imigrasi pada Juli lalu.



(WIL)