Curi Bitcoin, Pria Ini Kabur Naik Pesawat Perdana Menteri

Arpan Rahman    •    Jumat, 20 Apr 2018 13:00 WIB
peristiwa unik
Curi Bitcoin, Pria Ini Kabur Naik Pesawat Perdana Menteri
Ilustrasi. (Foto: AFP)

Reykjavik: Seorang warga Islandia yang diduga menjadi dalang di balik pencurian terbesar yang pernah terjadi di negara kecil itu kabur dari penjara. Ia terbang ke Swedia naik dalam pesawat yang sama dengan Perdana Menteri Katrin Jakobsdottir.

Sindri Thor Stefansson dipenjara pada Februari, diduga berada di belakang tabir pencurian, dijuluki 'pencurian bitcoin terbesar' oleh media Islandia. Negara kecil tersebut sudah terkejut oleh kejahatan yang tidak pernah terjadi sebelumnya, di mana 600 komputer dicuri dari bitcoin 'mine'.

Para pemilik bisnis memperkirakan curian dari komputer itu bernilai total 200 juta kronur (GBP1,45 juta atau setara Rp28,3 miliar) dan telah menawarkan GBP42.000 sebagai hadiah untuk informasi yang mengarah ke pemulihan bitcoin tersebut.

Dilansir The Week, Kamis 19 April 2018, pihak kepolisian telah menangkap 22 orang sejauh ini, menurut Guardian, "tanpa berhasil membongkar perampokan".

Stefansson dipindahkan ke penjara Sogn dengan keamanan longgar, 11 hari lalu, di mana narapidana memiliki akses ke internet dan tidak ada pagar. Polisi mengatakan dia memanjat keluar dari jendela buat melarikan diri, Selasa 17 April.

Kemudian pada hari itu juga, dia terbang dari bandara Keflavik, 95km jauhnya, menggunakan identitas palsu. Dia melakukan perjalanan dengan jet yang sama ditumpangi Perdana Menteri Islandia, yang melawat ke Stockholm untuk bertemu pemimpin India Narendra Modi.

Surat perintah internasional bagi penangkapan Stefansson sudah dikeluarkan. Tetapi tidak ada penangkapan yang dilakukan di Swedia.


(FJR)