Gadis Korban Bom Era Perang Vietnam Raih Penghargaan

Arpan Rahman    •    Selasa, 12 Feb 2019 20:12 WIB
penghargaan
Gadis Korban Bom Era Perang Vietnam Raih Penghargaan
Kim Phuc, dikenal sebagai ‘Napalm Girl’ dalam foto ikonik yang menunjukkan dirinya korban Perang Vietnam. (Foto: AFP).

Berlin: Kim Phuc, dikenal sebagai ‘Napalm Girl’ dalam foto ikonik yang menunjukkan dirinya korban Perang Vietnam, menerima penghargaan di Jerman atas karyanya untuk perdamaian.

“Wanita berusia 55 tahun itu, yang sekarang tinggal di Kanada, dianugerahi Dresden Prize atas dukungannya terhadap Unesco dan anak-anak yang terluka dalam perang,” kata panitia.

Dia juga merasa terhormat karena berbicara di depan umum menentang kekerasan dan kebencian. Dia menerima 10.000 euro atau sekitar Rp158 juta. 

Phuc berusia sembilan tahun pada 1972 ketika sebuah pesawat Vietnam Selatan menjatuhkan bom napalm di desanya dengan alasan lokasi itu persembunyian pasukan Vietnam Utara.

Dilansir dari laman Independent, Selasa 12 Februari 2019, foto dirinya berlari di jalan dengan air mata, telanjang, dan menderita luka bakar parah, dijepret oleh fotografer keturunan Vietnam-Amerika dari Associated Press Nick Ut, yang memenangkan Hadiah Pulitzer untuk foto pada 1973.

Pada 2015, Phuc melakukan perjalanan dari Kanada ke Miami untuk mengunjungi dokter kulit spesialis dalam perawatan laser untuk pasien luka bakar. Harapannya itu akan meringankan rasa perih dan sakit yang disebabkan luka bakar.

Penerima Dresden Prize sebelumnya termasuk mantan pemimpin Soviet Mikhail Gorbachev dan aktivis hak-hak sipil Amerika Tommie Smith.


(FJR)