Duduk Sembarangan di Venesia Dapat Dikenai Denda Rp8,7 Juta

Arpan Rahman    •    Sabtu, 22 Sep 2018 13:22 WIB
peristiwa unik
Duduk Sembarangan di Venesia Dapat Dikenai Denda Rp8,7 Juta
Jembatan Rialto di kota Venesia, Italia. (Foto: AFP Photo/ANDREAS SOLARO)

Venesia: Wisatawan lokal maupun asing yang berlibur ke Venesia dapat dikenai denda hingga 500 euro (setara Rp8,7 juta) bila ketahuan duduk di tempat terlarang. Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kota dapat menangani perkembangan sektor pariwisata yang luar biasa.

Ide denda diusulkan Wali Kota Luigi Brugnaro, yang akan dipertimbangkan dewan kota pada Oktober mendatang.

Larangan ini menjadi satu dari deretan usulan terbaru dari langkah-langkah yang tengah dirancang terkait popularitas Venesia sebagai tujuan wisata.

Kampanye Venesia bertagar #EnjoyRespectVenezia yang diluncurkan pada musim panas 2017 menyatakan bahwa semua wisatawan akan disambut dengan gembira. Namun, mereka semua harus mengikuti aturan kota.

"Tujuannya untuk menciptakan lebih banyak batasan bagi orang-orang yang berpikir mereka dapat datang ke kota Venesia dan melakukan apa yang mereka inginkan tanpa menghormati aturan, tata krama dan keselamatan publik," kata Brugnaro, seperti dilansir dari Sky News, Sabtu 22 September 2018.

Pada April, Venesia memasang pintu gerbang sementara di ujung dua jembatan ternama demi membatasi wisatawan jika jumlahnya terlalu banyak. Warga lokal memprotes kebijakan tersebut.

"Venesia sedang sekarat," kata seorang pengunjuk rasa bermama Marco Baravalle kala itu.

"Wali kota yang memasang pintu tersebut menunjukkan bahwa dia menyerah. Dia ingin Venesia menjadi kota tanpa penduduk," lanjut dia.

Selain aturan mengenai duduk, Venesia juga mengusulkan larangan berenang di kanal, berhenti di atas jembatan, memberi makan burung, bersepeda dan memakai bikini atau tidak mengenakan pakaian sama sekali.

Masih ada deretan larangan lain yang dinilai sebagian orang terlalu memberatkan, seperti dilarang memasang 'gembok cinta' di monumen tertentu atau jembatan, berdiri atau tidur-tiduran di kursi, memanjat pohon, piknik, mengamen, menggambar dan laiinya.

Dalam situs resmi kota Venezia, pelanggar deretan aturan itu dapat dikenai denda antara 25-500 euro (Rp440 ribu sampai Rp8,7 juta).

Agustus lalu, surat kabar Telegraph melaporkan bahwa artis asal Inggris Ken Howard OBE digelandang polisi ketika melukis di St Mark's Square. Ia ditahan karena tidak memiliki izin untuk melukis.

Paola Mar, anggota dewan Italia yang mengurusi sektor pariwisata, menegaskan bahwa semua orang perlu mematuhi aturan dengan serius.



(WIL)