Pekan Ini, Tiongkok-Rusia Latihan Perang Bersama di Laut China Selatan

Sonya Michaella    •    Senin, 12 Sep 2016 14:46 WIB
laut china selatan
Pekan Ini, Tiongkok-Rusia Latihan Perang Bersama di Laut China Selatan
Militer Tiongkok dan Rusia latihan bersama (Foto: Reuters)

Metrotvnews.com, Beijing: Tiongkok dan Rusia sepakat untuk memulai latihan perang di Laut China Selatan pada Senin 12 September atau hari ini.

Kementerian Pertahanan Tiongkok mengatakan latihan ini untuk unjuk kekuatan setelah Permanent Court of Arbitration (PCA) mengeluarkan putusan terkait perairan strategis tersebut bukanlah milik Tiongkok.

Latihan bersama selama delapan hari ini akan berfokus pada 'merebut dan mengendalikan' pulau-pulau dan karang.

Kedua negara ini akan melibatkan kapal, kapal selam, pesawat sayap tetap, helikopter kapal, korps marinir dan peralatan lapis baja amfibi dari kedua Angkatan Laut.

"Dibandingkan dengan latihan bersama sebelumnya, latihan ini lebih dalam dan lebih luas dalam hal organisasi, tugas dan perintah," tegas juru bicara Angkatan Laut Tiongkok, Liang Yang, seperti dikutip AFP, Senin (12/9/2016).


Presiden Rusia, Vladimir Putin (kiri) bersama Presiden Tiongkok, Xi Jinping/AP

Latihan bersama ini akan dilakukan di lepas pantai Zhanjiang, Provinsi Guangdong selatan. Lokasi tepat tak diumumkan, namun ia menegaskan bahwa mereka tak akan mengambil tempat yang disengketakan.

Dalam hal persengketaan ini, Tiongkok mengklaim besar-besaran atau hampir 90 persen dari Laut China Selatan. Rivalnya, Filipina telah melaporkan kasus ini pada 2013 dan putusan akhirnya dikeluarkan PCA di Den Haag pada 12 Juli 2016 lalu.

Tiongkok berang dan lewat juru bicara Kementerian Luar Negerinya, Lu Kang, mengancam akan ada respon jika ada yang mengambil tindakan provokatif terhadap kepentingan keamanan Tiongkok.

Tiongkok dan Rusia memiliki hubungan militer dan hubungan diplomatik yang erat, terutama mereka pun bersamaan menentang Amerika Serikat.

Agustus lalu, dua negara ini mengadakan latihan militer di perairan dan udara di kota Vladivostok, sebelah selatan Pasifik Rusia di mana melibatkan 22 kapal, 20 pesawat dan lebih dari 500 marinir.



(WIL)