Pasukan India-Pakistan Kembali Bertempur di Perbatasan Kashmir

Sonya Michaella    •    Rabu, 21 Sep 2016 09:28 WIB
konflik kashmir
Pasukan India-Pakistan Kembali Bertempur di Perbatasan Kashmir
Tentara India berjaga di perbatasan Kashmir (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Kashmir: Pertempuran kembali berkobar di Kashmir, perbatasan sengketa antara India dan Pakistan. Kejadian ini terjadi dua hari setelah serangan mematikan di sebuah pangkalan militer India yang dilakukan oleh Pakistan.

Sebanyak 10 hingga 12 militan berusaha menyusup ke daerah perbatasan. Mereka berusaha memasuki India melewati perbatasan Kashmir.

Para pejabat India langsung menjatuhkan tudukan kepada kelompok militan yang berbasis di Pakistan, Jaish-e Mohammad. Pakaian yang mereka kenakan pun sama dengan saat mereka menyerang pangkalan militer pada Minggu 19 September lalu.

"Tak ada korban lainnya selain satu tentara kita tewas. Kami berhasil menggagalkan masuknya mereka ke India. Saya kira jumlahnya lebih dari 15 orang," ujar Kolonel India, Manish Kumar, seperti dilansir AFP, Rabu (21/9/2016).

Kantor berita India, Press Trust mengatakan bahwa 10 militan Pakistan telah tewas. Namun, kebenarannya belum bisa dikonfirmasi hingga sekarang.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry menyatakan keprihatinannya atas kekerasan yang terjadi di Kashmir. Ia pun mendesak agar kedua belah pihak mengurangi ketegangan.

"Kerry menegaskan perlunya Pakistan untuk mencegah semua teroris menggunakan wilayah Pakistan sebagai tempat berdiamnya," ujar Perdana Menteri Pakistan, Nawaz Sharif saat bertemu dengan Kerry di Sidang Majelis Umum PBB di New York.

Tak hanya itu, Perdana Menteri India, Narendra Modi pun bersumpah untuk mencari dan menghukum para penyerang pada Minggu lalu.

Kashmir telah terbagi antara India dan Pakistan sejak akhir pemerintahan Inggris pada 1947. Kedua negara mengklaim wilayah Himalaya tersebut adalah miliknya dan telah diperjuangkan sejak lama.

Beberapa kelompok pemberontak telah berjuang di perbatasan tersebut. Diperkirakan, sekitar 500.000 pasukan India telah dikerahkan di wilayah Kashmir. Puluhan ribu orang yang kebanyakan warga sipil pun tewas akibat pertempuran dua negara.
(FJR)