Jepang Hibahkan Dana Bagi Tujuh LSM Indonesia

Sonya Michaella    •    Kamis, 16 Mar 2017 11:20 WIB
indonesia-jepang
Jepang Hibahkan Dana Bagi Tujuh LSM Indonesia
Dubes Jepang untuk RI, Yasuaki Tanizaki (batik ungu) bersama tujuh perwakilan penerima dana hibah. (Foto: Dok. Kedubes Jepang)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kedutaan Besar Jepang di Indonesia menyepakati bantuan hibah "Grassroots" untuk keamanan manusia kepada tujuh LSM dengan proyek terkait.

Bantuan hibah ini merupakan suatu skema yang dapat membantu masyarakat Indonesia secara langsung dengan memanfaatkan pengetahuan dari organisasi seperti LSM yang melakukan kegiatan bersifat grassroot.

"Tujuh proyek ini diseleksi ketat oleh Kedubes Jepang. Saya berharap, dengan adanya skema kerja ini, akan lebih dapat melaksanakan proyek-proyek tepat sasaran dan langsung menjangkau kebutuhan masyarakat setempat demi perkembangan Indonesia," kata Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Yasuaki Tanizaki.

Seperti keterangan tertulis dari Kedubes Jepang yang diterima Metrotvnews.com, Kamis 16 Maret 2017, Dubes Tanizaki juga berharap, ketujuh proyek ini dapat bekerja dengan baik sehingga membuahkan hasil yang diharapkan.

"Kontrak yang disepakati totalnya kurang lebih Rp 7 miliar yang diberikan langsung oleh Kedubes Jepang di Indonesia," imbuhnya.

Ia menambahkan, kontrak bantuan hibah ini tidak hanya dilakukan untuk pulau Jawa saja, melainkan akan diberikan ke seluruh Indonesia. Tentunya, proses seleksi dilakukan oleh pihak Kedubes Jepang langsung tanpa melalui perantara pemerintah Indonesia.

Tujuh proyek itu antara lain di bidang pendidikan, kesehatan, pertanian, penyediaan air bersih, dan lingkungan hidup masyarakat.

Meski berada di bawah pengawasan Kementerian Dalam Negeri RI, sejak tahun 1989 "Grassroot" tetap mampu berjalan dengan menggandeng LSM dan organisasi-organisasi kemanusiaan lain di Indonesia.

Walaupun Indonesia saat ini berada di pertumbuhan ekonomi yang cukup stabil, namun untuk mempertahankan kestabilan tersebut baik untuk jangka menengah maupun panjang, Indonesia harus mengatasi berbagai masalah.

Misalnya saja, seperti kesenjangan ekonomi, ketimpangan pendapatan di dalam negeri dan lain-lain. Proyek yang terpilih kali ini memiliki cakupan wilayah dan bidang yang luas dan diharapkan akan berkontribusi dalam mengatasi berbagai isu pembangunan pada tingkat masyarakat akar rumput di Indonesia.

 


(FJR)