Dua WNI Disandera Kelompok Bersenjata di Perairan Malaysia-Filipina

Farhanuddin    •    Minggu, 20 Nov 2016 23:09 WIB
penyanderaan
Dua WNI Disandera Kelompok Bersenjata di Perairan Malaysia-Filipina
Ilustrasi penyanderaan. (Dokumentasi MTVN)

Metrotvnews.com, Sulawesi: Penculikan dan penyanderaan WNI kembali terjadi. Kali ini  diduga, dua WNI yang bekerja sebagai TKI di perusahaan pelayaran Malaysia dilaporkan diculik saat tengah berlayar di perbatasan Malaysia-Filipina.

Dua TKI  yang dilaporkan diculik yakni Saparuddin dan Sawal. Keduanya merupakan warga Dusun Poniang, Desa Tallu Banua, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Hingga kini, Minggu (20/11/2016) keluarga yang mendapat informasi dari rekan kerja yang selamat masih menanti cemas nasib keduanya.

Menurut penuturan rekan korban, ketika tengah berlayar, tiba-tiba sekelompok orang yang tidak dikenal menggunakan topeng langsung menyandera Saparuddin yang bertindak sebagai nahkoda, dan Syawal sebagai tenaga mesin.

Kelompok bersenjata membawa keduanya. Sementara 18 ABK lainnya dibiarkan pulang ke Sabah Malaysia. 

Hingga saat ini ada pihak yang mengaku bertanggungjawab atas penculikan tersebut apakah juga terkait dengan kelompok Abu Sayyaf atau kelompok lainnya.


(SCI)

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

BDF IX Berakhir, Demokrasi Masih Hadapi Banyak Tantangan

1 day Ago

Bali Democracy Forum (BDF) IX resmi ditutup. Sejak pertama kali diadakan pada 2008, tingkat keikutsertaan…

BERITA LAINNYA