Penyelamatan Korban Banjir Jepang Berpacu dengan Waktu

Marcheilla Ariesta    •    Minggu, 08 Jul 2018 13:51 WIB
banjirjepang
Penyelamatan Korban Banjir Jepang Berpacu dengan Waktu
Warga Jepang menunggu dievakuasi. (Foto: AFP).

Tokyo: Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mengatakan penyelamatan korban banjir berpacu dengan waktu. Pernyataan Abe diikutip peringatan baru dari pihak berwenang mengenai hujan lebat yang menewaskan 48 orang di sana.

"Mencari, menyelamatkan jiwa dan evakuasi adalah hal yang dilakukan berpacu dengan waktu," kata Abe di ruang krisis pemerintah yang dibentuk untuk menanggapi bencana tersebut.

"Masih banyak orang yang belum dikonfirmasi keamanannya," imbuh dia, dikutip dari laman AFP, Minggu 8 Juli 2018.

Hujan deras terus terjadi di beberapa wilayah Jepang yang mengakibatkan banjir. Ini adalah hujan terburuk yang terjadi di bagian barat negara tersebut.

Akibat hujan ini, para warga terpaksa terus berlindung di bawah atap rumah mereka sambil menunggu diselamatkan. Sebanyak lebih dari dua juta orang menunggu dievakuasi pihak berwenang.

"Kami melakukan operasi penyelamatan sepanjang waktu," ucap pejabat manajemen bencana di prefektur Hiroshima Yoshihide Fujitani.

Puluhan ribu pekerja penyelamat, polisi dan personel militer dikerahkan untuk menanggapi bencana itu. Sementara itu, Badan Meteorologi telah mengeluarkan peringatan tingkat tinggi untuk daerah-daerah yang terkena bencana.


(WIL)