RI Siap Fasilitasi Dialog Myanmar-Bangladesh di Sidang Umum PBB

Marcheilla Ariesta    •    Jumat, 15 Sep 2017 17:45 WIB
konflik myanmarrohingyapengungsi rohingya
RI Siap Fasilitasi Dialog Myanmar-Bangladesh di Sidang Umum PBB
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir (Foto: Marcheilla Ariesta/Metrotvnews.com).

Metrotvnews.com, Jakarta: Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Arrmanatha Nasir menuturkan Indonesia siap untuk memfasilitasi dialog antara Myanmar dan Bangladesh di sela Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
 
Isu krisis kemanusiaan di negara bagian Rakhine, Myanmar menjadi salah satu yang akan dibahas dalam Sidang Umum PBB. Indonesia, sebagai satu-satunya negara yang dipercaya Myanmar untuk masuk memberikan akses bantuan kemanusiaan di Rakhine, menuturkan ingin Myanmar memiliki komunikasi yang lancar dengan negara lain, termasuk Bangladesh.
 
"Kita ingin komunikasi lancar antara Myanmar dengan negara lain, terutama Bangladesh karena memiliki perbatasan cukup panjang dan di situ paling dekat dengan Rakhine," ujarnya saat ditemui di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Jumat 15 September 2017.
 
Setelah kericuhan pecah di Rakhine pada 25 Agustus lalu, Bangladesh menjadi negara yang paling banyak menerima pengungsi dari Rakhine, termasuk diantaranya etnis Rohingya. Sejak insiden itu, Myanmar dan Bangladesh belum pernah berkomunikasi, karenanya Indonesia menawarkan pertemuan trilateral dengan kedua negara tersebut.

(Baca: Presiden Lepas 4 Hercules Pengirim Bantuan Pengungsi Rohingya).
 
"Kita encourage kedua negara untuk bisa berkomunikasi dengan lancar, apabila dibutuhkan fasilitasi dan komunikasi, kita siap," serunya.
 
Arrmanatha menegaskan posisi Indonesia hanya untuk mendorong dan memfasilitasi pertemuan dan dialog antar dua negara tetangga itu.
 
Malam nanti, Menlu Retno dan rombongan delegasi Indonesia akan terbang ke New York untuk menghadiri pertemuan Sidang Umum PBB di New York, Amerika Serikat. Tema Sidang Umum PBB 2017 adalah 'Focusing on People: Striving for Peace and a Decent Life for All on a Sustainable Planet'.
 
Sidang Umum PBB diadakan setiap tahun untuk membahas berbagai isu-isu terkini di dunia, seperti pembangunan, perdamaian dan keamanan, hukum internasional dan lainnya. Untuk tahun ini, Indonesia akan berfokus pada pemlihan anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB, di mana Indonesia mencalonkan diri agar terpilih pada periode 2019-2020.

 

 
(FJR)