Jasad Peraih Nobel Asal China Dikremasi dan Istrinya Dibebaskan

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 15 Jul 2017 16:08 WIB
tahanan politik
Jasad Peraih Nobel Asal China Dikremasi dan Istrinya Dibebaskan
Peraih Nobel Perdamaian asal China Liu Xiaobo meninggal pada Kamis 13 Juli 2017 (Foto: BBC).

Metrotvnews.com, Beijing: Peraih Nobel Perdamaian asal China yang meninggal dalam penahanannya, dikabarkan sudah dikremasi.
 
Pemerintah China menyebutkan, istri dari Liu Xiaobo yang juga turut ditahan juga bebas. (Baca: Peraih Nobel Liu Xiaobo Meninggal Dunia di Usia 61).
 
Liu yang berusia 61 tahun, meninggal dunia pada Kamis 13 Juli lalu. Dia menderita kanker hati yang menyebabkan kegagalan banyak fungsi organ tubuhnya. Demikian diberitakan Asian Correspondent, Sabtu 15 Juli 2017.
 
Selama sisa terakhir hidupnya, Liu dipenjara sejak 2009. Dirinya dianggap memicu aksi subversi terhadap pemerintah, dengan membuat petisi 'Charter 08'. Melalui petisi itu, Liu mendesak dilakukan reformasi politik di Negeri Tirai Bambu.
 
Sementara istri dari Liu Xiaobo, Liu Xia, turun menjalani tahanan rumah sejak suaminya dipenjara. Tetapi dalam waktu satu bulan terakhir, dia diperbolehkan untuk mengunjunginya di penjara.
 
Menurut keterangan pejabat kota di Shenyang, Zhang Qinytang, Liu dikremasi pada Sabtu 15 Juli pagi waktu setempat. Proses pemakamannya dilakukan sesuai dengan adat setempat.
 
Liu Xia turut hadir dalam upacara kremasi tersebut. Kemudian abu dari suaminya diberikan kepadanya.



(FJR)