Militer Filipina Sebut Maute Mulai Bergerak ke Perbatasan Marawi

Sonya Michaella    •    Rabu, 02 Aug 2017 11:33 WIB
terorisme di filipina
Militer Filipina Sebut Maute Mulai Bergerak ke Perbatasan Marawi
Pasukan militer Filipina yang berada di Marawi. (Foto: Inquirer)

Metrotvnews.com, Marawi: Militer Filipina mengklaim bahwa situasi di Marawi kini memanas seiring dengan kelompok bersenjata Maute yang mulai bergerak ke dalam perbatasan.

Komandan Mindanao Barat, Letnan Jenderal Carlito Galvez mengatakan, Maute hanya berjarak beberapa kilometer dengan perbatasan. Namun, militer Filipina bisa mengatasinya.

"Benteng mereka satu per satu jatuh ke tangan kita. Pertahanan kami makin kuat," kata Galvez, seperti dikutip Inquirer, Rabu 2 Agustus 2017.

Galvez mengharapkan, Maute bisa bergerak lebih dekat sehingga militer bisa langsung menyerang.

Juru bicara untuk serangan ke Marawi, Kapten Jo-ann Petinglay, mengatakan Maute juga telah menjebak militer dengan memasang alat peledak di sejumlah rumah.

"Mereka ingin ada korban dari pihak pemerintah. Sejauh ini sudah ada 114 orang tewas," ujarnya.

Tetapi, ahli bom dari Angkatan Darat Filipina telah mencari bom yang ditanam oleh Maute di lokasi tersebut dan berhasil menemukannya.

Sementara itu, militer Filipina masih menyelidiki laporan tentang kematian seorang pemimpin Maute dalam serangan udara pekan lalu.

"Kami masih memeriksa dan mencoba memverifikasi apakah itu Abdullah Maute," pungkas dia.





(FJR)